Rubrik
Terbaru
MEDSOS Misykat

Fanpage Facebook  MISYKAT

YouTube Channel  MISYKAT TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO KAJIAN ISLAM

Informasi MISYKAT

Redaksi www.misykat.net menerima artikel/opini/resensi buku. Kirim via e-mail: abumisykat@gmail.com

TATA CARA SHALAT

Buku Islam terbaru
image

 

BAHAN BACAAN

Perbedaan Akhlak Pembenci dan Pecinta Ahlul Bait [KH Jalaluddin Rakhmat]

image

Assalamu alaikum: Maaf, sudah lama saya tidak mengomentari posting saudara-saudaraku. Terima kasih kepada semua pihak yang rajin mengunjungi laman ini. Akhirnya, terpulang kepada yang Mahakasih untuk menilai niyat saudara bergabung bersama saya. Tetapi inilah komentar umum untuk beberapa komen yang tampaknya dipergunakan oleh segelintir orang (untungnya ‘segelintir’) untuk menyerang kelompok Islam yang lain tanpa ilmu, tanpa petunjuk, dan tanpa Kitab.

Dari komen-komen di tempat ini, saya melihat jelas sekali perbedaan akhlak pembenci Ahlul Bayt dengan pecintanya. Akhlak bisa dilihat dari kalimat-kalimat yang ditulis. Kata Imam Ali: Al-Lisaan miizaanul insaan. Lidah itu ukuran kemuliaan manusia [dalam media sosial, lisan berupa kata-kata atau kalimat yang dituliskan]. Karena itu, saya biarkan pembenci Syiah menunjukkan akhlaknya di laman ini. Qad tabayyanar rusydu minal ghayy. Sudah jelas sekali kebenaran berbeda dari kesesatan. Para pecinta Ahlulbait, tunjukkan akhlakmu yang mulia!

Saya tidak memasukkan mereka ke dalam spam atau meremove dengan harapan saudara bisa ‘mendidik’ mereka. Atau mereka mendidik diri mereka sendiri. Kita juga bisa belajar tentang akhlak yang buruk dari para pelakunya. Sebagaimana kita tidak enak membacanya, maka jangan biarkan orang lain tidak enak membaca tulisan kita. Inilah yang sekarang disebut sebagai ethics of reciprocity, yang diajarkan oleh seluruh agama. Karena itu, sekarang orang menyebutnya global ethics.

Do not do unto others what you do not want them to do unto you. Jangan lakukan pada orang lain apa yang kamu tidak ingin orang melakukannya kepadamu. Pada kesempatan lain akan saya kutipkan berbagai kitab suci tentang etika global ini dengan redaksi yang bermacam-macam. Kata orang Jawa, jangan cubit orang kalau kamu tidak mau dicubit. Kalau mau pura-pura menjadi filusuf, inilah salah satu kategori imperatif Immanuel Kant.

Sekali lagi terima kasih atas posting-posting yang saudara kirimkan dan kita berbagi pengetahuan dan pengalaman yang mencerahkan pemikiran dan menaikkan status ruhaniah kita. Laa yadhurrukum man dhalla idzahtadaytum.

KH Jalaluddin Rakhmat adalah Ketua Dewan Syura IJABI

(Tulisan diambil dari facebook Kang Jalal saat masih aktif dalam media sosial; kini akun facebook Kang Jalal sudah ditutupnya sendiri)

Sat, 14 Nov 2015 @06:01

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved