Rubrik
Terbaru
PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

FACEBOOK & WHATSAPP

Fanpage Komunitas Misykat

WhatsApp Group: Kajian Islam

BERBAGI BUKU

Silakan tulis nama, alamat, dan WhatsApp pada KONTAK

BAHAN BACAAN

Syafaat (ringkasan dari Syaikh Jafar Subhani) bagian 1

image

Salam. Ini sekadar melunasi janji yang tempo hari dalam milis Pengajian Ahad saya berjanji untuk membuat ringkasan atas buku Adakah Syafaat dalam Islam karya Syaikh Jafar Subhani (Penerbit Pustaka Hidayah, 2011).

Sebelumnya mohon maaf kalau tidak terlalu banyak yang saya tulis. Maklum saya coba baca cepat dan sekadar buka yang saya anggap penting. Bagi yang kurang puas bisa membeli bukunya dan membaca langsung.

Bagian awal buku disebutkan bahwa menurut Jafar Subhani ada tiga mazhab ternama dalam ilmu kalam, yaitu Asyariah, Imamiyah, dan Mutazilah yang meyakini adanya syafaat. Asyariah dan Imamiyah menyebutkan yang berhak dapat syafaat berdasarkan hadis Rasulullah saw adalah orang-orang Islam yang mempunyai dosa besar kelak akan dapat syafaat. Sedangkan Mutazilah hanya meyakini bahwa yang dapat syafaat adalah orang-orang Islam yang memiliki ketaatan dalam ibadah, tetapi mempunyai dosa. Dengan syafaat itulah ia akan dibantu oleh pemberi syafaat untuk diselamatkan dari api neraka.

Buku ini juga dimuat beberapa pendapat ulama yang ahli dalam ilmu kalam seperti Abu Manshur Muhammad bin Muhammad Al-Maturidi, Tajul Islam Abu Bakar Al-Kalabadzi, Syaikh Mufid, Syaikh Thusi, Al-Qadhi Iyadh, Imam Abu Hafs Al-Nasafi, Al-Taftazani, Thabrisi, Al-Zamakhsyari, Imam Nashiruddin Ahmad bin Muhammad Ibn Al-Munir Al-Iskandari Al-Maliki, Muhaqqiq Al-Thusi, Allamah Hilli,  Ibnu Taimiyyah, Ibnu Katsir Al-Dimasyqi, Nizhamuddin Al-Qusaji, Al-Fadhil Al-Miqdad, Al-Muhaqqiq Al-Dawwami, Allamah Al-Majlisi, Muhammad bin Abdul Wahab, Sayyid Al-Syibr, Syaikh Muhammad Abduh, Sayyid Sabiq, Muhammad Jawad Bafaqih, Sulaiman Dunya, Allamah Thabathabai, Syaikh Muhammad Al-Faqi, Sayid Abu Qasim Khui, Muhammad Farid Wajdi, dan lainnya (halaman 13-44). Semua ulama tersebut meyakini adanya syafaat pada hari kiamat.

Syaikh Jafar Subahni juga memuat dalil-dalil Al-Quran yang berkaitan dengan syafaat (halaman 47-92), penjelasan syafaat takwiniyah, syafaat qiyadah, syafaat mushthalahah, alasan-alasan adanya syafaat, dan dampak konstruktif dan edukatif dalam syafaat (halaman 93-128).

Ada bagian yang khusus membahas syafaat versi mazhab Mutazilah, fungsi syafaat (mengugurkan siksa atau menambah pahala) dan masalah-masalah syafaat yang diperdebatkan oleh para ulama (halaman 129-215).   Memuat juga puisi-puisi Arab yang di dalamnya menyebutkan permohonan syafaat kepada Rasulullah saw dan keluarganya, serta para syuhada (halaman 217-238).

Bagian akhir memuat hadis dan riwayat dari Rasulullah saw, baik dari jalur Ahlulbait maupun sahabat, berkaitan dengan syafaat. Isi hadisnya: mulai dari orang yang berhak memberi syafaat hingga orang-orang yang akan menerima syafaat.

Siapakah yang berhak memberi syafaat?

Sekadar berbagi saja, saya tulis ulang terjemahannya (yang saya anggap cukup mewakili) dari beberapa hadis yang terdapat di dalam buku tersebut. Saya kira untuk urusan takhrijul hadis tidak perlu disangsikan karena Syaikh Jafar Subhani ini merupakan ahli hadis, ahli sejarah, dan pakar ilmu kalam sehingga tidak perlu diragukan akurasi dalam memilih hadis.

Berikut ini hadis tentang orang-orang yang bisa memberikan syafaat yang dijadikan rujukan bagi sebagian pengikut Ahlulussunah:

Rasulullah saw berkata: Para nabi, malaikat, dan orang-orang mukmin memberikan syafaat mereka. kemudian Allah yang Maha Perkasa berfirman: Yang tertinggi kini adalah syafaatku. (shahih bukhari, jilid ix, halaman 60).

Rasulullah saw berkata: Pada hari kiamat, para nabi memberi syafaat, lalu para ulama, dan disusul oleh para syuhada. (sunan ibnu majah, jilid II, halaman 1443)

Rasulullah saw berkata: …kemudian diizinkan kepada para malaikat, nabi-nabi, dan para syuhada untuk memberikan syafaat. Maka mereka pun memberikan syafaat dan mengeluarkan orang-orang yang dalam hatinya terdapat keimanan walau seberat biji zarrah dari neraka. (musnad ahmad, jilid V, halaman 43)

Rasulullah saw berkata: Seorang yang syahid memberikan syafaat untuk tujuh puluh orang dari kalangan keluarganya. (musnad ahmad, jilid III, halaman 34)

Rasulullah saw berkata: Barangsiapa mengajarkan Al-Quran, lalu melaksanakannya dengan menghalalkan apa yang dihalalkannya dan mengharamkan apa yang diharamkannya, maka dengan itu Allah memasukkannya ke dalam surga dan memperkenankannya untuk memberikan syafaat kepada sepuluh orang dari keluarganya, yang semuanya ditetapkan masuk surga. (sunan turmudzi, jilid IV, halaman 245; sunan ibnu majah, jlid I, halaman 78; musnad ahmad, jilid I, halaman 148 dan 149)

Hadis tersebut terdapat pada halaman 247, 248, dan 251. Dari nash di atas bahwa yang bisa memberikan syafaat adalah malaikat, para nabi (termasuk Rasulullah saw), orang-orang mukmin, para ulama, para syuhada, dan orang yang ahli dalam al-Quran.

[ahmad sahidin, pembaca buku]

 

Thu, 4 Jan 2018 @14:07

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved