Rubrik
Terbaru
MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Kang Jalal Menjawab Fitnah Ar-Rahmah tentang Desertasi di UIN Makassar

image

Banyak berita berkaitan dengan Kang Jalal (KH Jalaluddin Rakhmat ) , tetapi tidak benar. Khususnya berkaitan dengan studi doktor di UIN Makassar hingga kajian kritis sejarah Islam yang dianggapnya telah menodai agama.

Setelah dikonfirmasi langsung kepada Kang Jalal, muncul jawaban melalui e-mail. Dari jawaban Kang Jalal terbukti bahwa ada pihak yang tidak suka dan benci terhadap Kang Jalal kemudian melakukan tindakan yang tidak etis.

Berikut ini jawaban Kang Jalal terhadap berita di situs Arrahmah , berkaitan dengan desertasi program doktor riset di UIN Alauddin, Makassar.

Kang Jalal menulis melalui e-mail (yang dikirim pada mailing list: Pengajian Ahad ) sebagai jawaban untuk penuding di situs Arrahmah :

Sekadar catatan kecil saja karena saya tidak punya waktu untuk melayani syarri haasidin idza hasad:

1. Kiyai (?) Said Shamad telah berusaha menggagalkan studi saya dengan berbagai cara: demo, melaporkan ke polisi, kasak-kusuk dsb. Semua gagal. Terakhir dia coba gagalkan seminar hasil dengan cara meminta saya tunjukkan ijazah-ijazah saya yang asli sebelum ujian hasil. I did. 

2. Kini, Our antagonist berhasil mendesak Direktur Pascasarjana untuk mengeluarkan surat yang isinya menangguhkan ujian tertutup saya sampai ijazah saya disetarakan. Bayangkan, Direktur Pascasarjana tunduk  pada tekanan seorang awam di luar universitas untuk memecat saya sebelum ujian terakhir. Peraturan yang menasakh peraturan sebelumnya dikeluarkan dengan tergesa-gesa. 

3. Peraturan penyetaraan ijazah dikeluarkan 12 November 2012 oleh Dikti Kemendik. Saya diterima sebagai mahasiswa UIN pada akhir tahun 2008 (4 tahun sebelum peraturan itu keluar).

Note: UIN berada di bawah Kemenag.  Lebih lucunya lagi, surat yang ditulis Direktur Pascasarjana  hanya ditujukan pada saya. Mahasiswa lain dengan ijazah luar neger tidak diminta penyetaraan. Walhasil, keputusan UIN 4 tahun yang lalu dibatalkan oleh sepucuk surat Direktur Pascasarjana. Menakjubkan! Belum pernah saya menemukan carut-marut peraturan seperti yang dilakukan UIN sekarang.

4. Saya seringkali bahkan hampir selalu menemukan bantahan terhadap argumentasi ilmiah saya dengan kata-kata yang tidak bernash, misalnya bohong, manipulasi, tidak jujur, munafik, atau hadis palsu tanpa menunjukkan kepalsuanya di mana.  Saya kira hal itu hanya terjadi di lingkungan awam. Yang menakjubkan, sebagamana Anda lihat, hal yang sama terjadi di UIN. Pascasarjana lagi! Allah yahdihim!

5.  FYI, para guru besar promotor saya sedang menyelesaikan masalah surat tersebut. U dont have the right to interfere them, just because u read spams on your laptop! Hehehe...

6. Disertasi ini akan diterbitkan, diluluskan atau tidak oleh UIN and Let the academia instead of lay people judge. Saya juga akan terjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Arab, Jerman, dan Persia. Any sugestion? Thank you anyway. 

Kiriman e-mail lanjutan dari Kang Jalal:

Maaf , ada ralat sedikit: Saya terdaftar dan diterima di UIN untuk tahun ajaran 2009/2010. Saya mulai proses pendaftaran (cari promotor, surat rekomendasi, dll akhir tahun 2008). Pokok argumentasi saya ialah peraturan penyetaraan itu baru ada beberapa tahun setelah saya DITERIMA di UIN. Karena mereka akan bilang: Jalal bohong lagi. Bukan 2008, tapi 2009 (yang sebetulnya tidak mengubah esensi pembicaraan saya). Harap disampaikan kepada temen-temen yang lain.

Jalaluddin Rakhmat

 

Tue, 11 Mar 2014 @22:44

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved