AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK: Komunitas Misykat

BAHAN BACAAN

Klarifikasi dari PP IJABI tentang Berita Seminar Internasional Al-Ghadir

image

ADA banyak berita yang dimanipulasi, fakta yang diputarbalikkan, fitnah yang disebarkan, sehubungan dengan kegiatan Seminar Internasional Al Ghadir yang kami laksanakan Sabtu 26 Oktober 2013 di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan. Beberapa di antaranya bisa kami klarifikasi, bagian per bagian.

(1) Ada berita yg menyebutkan, acara tersebut tidak diizinkan oleh pihak kepolisian, dan karena itu akan dibubarkan oleh aparat kepolisian.

Faktanya:

POLISI: TAK LANGGAR PIDANA, PERAYAAN IDUL GHADIR TAK DIBUBARKAN.
400 polisi diturunkan untuk amankan perayaan Idul Ghadir.

Siti Ruqoyah, Eka Permadi | Sabtu, 26 Oktober 2013, 12:32 WIB
VIVAnews - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat, menegaskan tidak akan membubarkan perayaan Idul Ghadir yang tengah diselenggarakan di Gedung Smesco, Jakarta Selatan, hari ini, Sabtu 26 Oktober 2013.

"Pembubaran hanya bisa dilakukan bila ada unsur pidana," ujar Wahyu kepada VIVAnews di lokasi.

Menurut Wahyu, tidak ada alasan kepolisian membubarkan acara perayaan hari raya terbesar umat Syiah itu. Sementara itu, kepolisian juga telah memberikan izin acara tersebut.

"Yang kami terima izin lengkap, semua untuk kegiatan. Makanya kami izinkan,"katanya.

Untuk pengamanan perayaan Idul Ghadir dan aksi menentang pembubaran ini, menurut Wahyu, kepolisian menurunkan kekuatan 400 anggotanya. Selain itu, dia telah menyiapkan satu buah mobil water cannon dan mobil penghalau massa (Barracuda).

"Kami melakukan pengamanan di luar dan dalam. Anggota melakukan pengamanan secara terbuka dan tertutup. Kami ingin semua aman dan tertib," jelasnya. [VIVAnews]


(2) Saat diwawancarai sejumlah awak media, Ketua Umum PP IJABI Syamsuddin Baharuddin ditanya, "Apakah benar sinyalemen bahwa acara ini (Seminar Internasional Al Ghadir) ilegal?"

Dengan lugas, Ketua Umum PP IJABI menjawab, "Anda lihat siapa saja yang hadir sebagai pembicara dalam acara kami? Ada Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta yang hadir mewakili Gubernur DKI Jakarta dan membacakan Sambutan Tertulis Gubernur Joko Widodo.

Hadir juga Rais Syuriah PB NU dan Ketua PP Aisyiah (Muhammadiyah). Juga turut hadir dan memberikan sambutan 2 Duta Besar (Iran dan Paraguay).

Menurut Anda, apakah seorang Gubernur mau mengutus Asisten Deputinya ke acara ilegal? Menurut Anda, apakah dua tokoh ormas Islam terbesar di Indonesia mau hadir dan berbicara di sebuah acara ilegal? Dan, apakah Duta Besar sebuah negara berdaulat mau menghadiri sebuah acara yang disebut ilegal? Silahkan Anda jawab sendiri!" Begitu jawab Sang Ketua Umum PP IJABI di hadapan awak media yang mewawancarainya. Silakan Anda menilai sendiri, siapa yang gemar berbohong dan menebar dusta?

(https://www.facebook.com/ijabi.pusat )

Mon, 28 Oct 2013 @15:20


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved