Kang Jalal, Buku dan PDIP

image

Ustadz Jalal (Jalaluddin Rakhmat) merupakan sosok ilmuwan. Kemampuan dalam ilmu-ilmu sosial, psikologi, filsafat, dan dirasah Islamiyyah termasuk mumpuni. Hal ini terlihat dari ceramah dan kajian yang diselenggarakannya.

Materi-materi yang berat kalau dipaparkan Ustadz Jalal lebih mudah dipahami ketimbang membaca buku-buku yang berkaitan dengan materi tersebut.

Buat saya yang baru belajar dalam ilmu-ilmu Islam, Ustadz Jalal merupakan kran air yang memuaskan dahaga para pencari ilmu. Dalam menguraikan sebuah materi agama, Ustadz Jalal menggunakan bahasa dan contoh yang bisa dipahami jamaah.

Apalagi kalau membaca bukunya, tangan saya tidak mau lepas sebelum beres baca bagian atau bab yang sedang dibaca. Buku Ustadz Jalal yang pertama saya baca adalah Islam Alternatif dan Islam Aktual. Kedua buku ini diterbitkan Mizan. Saya menemukan pencerahan baru dalam kedua buku tersebut.

Terdapat hal baru yang saya dapatkan. Misalnya tentang analisa kritis hadis dan analisa gerakan revolusi Islam Iran dari tinjauan filsafat sejarah. Terasa nyambung dengan bidang studi yang saya tekuni saat kuliah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Tulisan-tulisan Ustadz Jalal dalam buletin Al-Tanwir yang diterbitkan Yayasan Muthahhari pun sempat saya lahap. Meski hasil transkrip dari ceramah, tetapi gaya bahasanya tidak jauh beda dengan tulisan yang ditulis langsung, yang bagi saya renyah dibaca.

Alhamdulillah, saya memiliki 14 buku karya Ustadz Jalal. Saya baca ulang-ulang. Bahkan untuk sekadar bahan obrolan dengan istri, saya kadang bahas isi buku Ustadz Jalal yang sedang dibaca.

Saya setuju dengan tulisan biografi Ustadz Jalal yang menggolongkannya sebagai dai dan cendekiawan produktif. Ustadz Jalal sudah banyak menghasilkan karya-karya ilmiah, baik yang berupa buku, majalah, buletin, makalah, artikel, kata pengantar beberapa buku yang sudah terbit dan beredar di toko-toko buku.

Berikut ini buku-buku karya Ustadz Jalaluddin Rakhmat:

1. Analisis Isi (1983)

2. Metode Penelitian Komunikasi (1984)

3. Psikologi Komunikasi (1985)

4. Islam Alternatif (1986)

5. Islam Aktual (1991)

6. Renungan-Renungan Sufistik (1991)

7. Retorika Moderen (1992)

8. Catatan Kang Jalal (1997)

9. Reformasi Sufistik (1998)

10. Jalaluddin Rakhmat Menjawab Soal-Soal Islam Kontemporer (1998)

11. Meraih Cinta Ilahi: Pencerahan Sufistik (1999)

12. Tafsir Sufi Al-Fâtihah (1999)

13. Tafsir Bil Ma’tsur (1994)

14. Rekayasa Sosial: Reformasi atau Revolusi? (1999)

15. Rindu Rasul (2001)

16. Dahulukan Akhlak di Atas Fikih (2002)

17. Psikologi Agama (2003)

18. Meraih Kebahagiaan (2004)

19. Belajar Cerdas Berbasiskan Otak (2005)

20. Memaknai Kematian (2006)

21. Islam dan Pluralisme (2006)

22. Tafsir Kebahagiaan (2010)

23. Al-Mushthafa: Manusia Pilihan yang Disucikan (2008)

24. The Road to Allah (2008)

25. The Road to Muhammad (2009)

26. Madrasah Ruhaniah (2005)

27. Jalan Rahmat (2011)

28. Sunah Nabawiyah: Kajian 14 Hadis (2012)

29. SQ for Kids (Mizan Pustaka)

30. Khotbah-khotbah di Amerika (Rosdakarya)

31. Menyinari Relung-relung Ruhani (2002)

32. O’Muhammadku (Muthahhari Press, 2001)

33. Khalifah Ali bin Abi Thalib (Rosdakarya)

34. Rintihan Suci Ahlulbait (1988)

35. (Sayyidah) Fathimah Azzahra (Rosdakarya)

36. (Sayyidah) Zainab Al-Qubra (Rosdakarya)

37. Keluarga Muslim dalam masyarakat Moderen (Rosdakarya)

38. Komunikasi Antar Budaya (Rosdakarya)

39. Shahifah Sajjadiyyah (terjemahan Ustadz Jalal)

40. Doa Bukan Lampu Aladin (Serambi)

41. Life After Death (?)

Hal lainnya, yang belum saya ketahui lebih jauh adalah tentang ISLAM mazhab Syiah yang dianut Ustadz Jalal. Apakah seperti yang dituduhkan dan disesatkan orang-orang yang tidak memahami khazanah Islam? Saya yakin Ustadz Jalal tidak seperti yang dituduhkan.

Biasanya yang menuduh itu tanda dari kebencian yang tak tersalurkan. Mungkin tak bisa lawan dari nalar sehingga buat isu-isu yang buruk. Apalagi sekarang menjelang pemilihan umum. Apalagi nama Jalaluddin Rakhmat disebut sebagai calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan.

Tentu lawan politik PDI Perjuangan menggunakan segala macam isu untuk jegal masuknya orang penting di parlemen Indonesia. Termasuk pada sosok Jalaluddin Rakhmat.

Sumber: Ahmad Sahidin

Thu, 3 Apr 2014 @21:24

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved