Rubrik
Terbaru
PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

FACEBOOK & WHATSAPP

Fanpage Komunitas Misykat

WhatsApp Group: Kajian Islam

BERBAGI BUKU

Silakan tulis nama, alamat, dan WhatsApp pada KONTAK

BAHAN BACAAN

Islam sebagai Agama Madani (3) [KH Jalaluddin Rakhmat]

image

Sebagai orang Islam saya akan memberikan dukungan Islami terhadap agama sipil, dengan menjelaskan reason-nya secara doktrinal dan teologis.

Dengan cara yang seperti itu juga saya akan mengajak tokoh-tokoh agama lain mempromosikan perlunya sebuah agama madani di lingkungan umat masing-masing, dan menjelaskan argumen teologis masing-masing di lingkungan umat mereka secara internal.

Jadi, dengan kata lain, orang-orang Kristen harus memberikan dukungan Kristiani untuk agama sipil, seperti halnya orang Islam akan memberikan dukungan Islami pada gagasan ini. Demikian seterusnya, cara ini harus ditempuh di lingkungan Buddhis, Hindu, Konghucu, dan lain-lain.

Sementara itu, kita perlu mengajak tokoh-tokoh dari kalangan yang menyatakan diri atheis, agnostik, dari kalangan agama-agama tradisional, aliran kepercayaan, dan kalangan non-agama. Meskipun agama sipil memiliki elemen-elemen teologis dari berbagai agama, yang muncul keluar pada dasarnya adalah seperangkat nilai-nilai etis bersama yang bersifat umum dan terbuka, yang bisa diuji oleh siapa pun.

Agama sipil bukan merupakan ideologi nasionalistik, dengan nama Pancasila. Pancasila itu cek kosong, seperti kata Cak Nur, karena semua pihak bisa mengisi makna subjektif terhadapnya sesuai dengan visi ideologis dan kepentingan politik masing-masing. Karena adanya pengisian Pancasila yang bermacam-macam ini, perlu dihadirkan konsep agama madani, dan lebih spesifiknya Islam Madani, karena bangsa kita ini mayoritas beragama Islam.

Sebagai Muslim, saya menginginkan mayoritas umat Islam di negeri ini membela negara berdasarkan nilai-nilai Islam, tapi pada saat yang bersamaan nilai-nilai Islam yang mereka bela itu akan dibela juga oleh pemeluk agama yang lain.

Agama madani berbeda dengan Pancasila, karena dalam agama madani unsur utamanya adalah nilai-nilai agama universal yang ditarik dari masing-masing ajaran agama. Sebagai contoh, jika Pancasila hanya terdiri dari lima prinsip doktrinal, agama madani bisa mengelaborasinya lebih jauh menjadi seperangkat doktrin yang lebih lengkap yang disumbangkan oleh banyak agama.

Pada hakikatnya kita semua menginginkan Pancasila menjadi perwujudan dari seluruh nilai-nilai yang disepakati oleh berbagai pemeluk agama. Ini memang memerlukan revitalisasi, artinya pendefinisian kembali Pancasila dengan dukungan seluruh pemeluk agama. Yang harus dilakukan agama untuk merevitalisasi Pancasila adalah agar Pancasila mendapat dukungan keyakinan internal setiap pemeluk agama. Agama harus mengisi “cek kosong” Pancasila itu.

Nah, dengan Islam Madani untuk orang Islam, Kristen Madani untuk orang Kristen, Hindu Madani untuk umat Hindu, dan seterusnya, kita berpikir bahwa Pancasila akan mendapatkan dukungan agama-agama secara penuh.

Jadi, Pancasila di sini hanya sebagai pijakan, karena inti sebenarnya adalah agama madani di balik Pancasila, yang mampu menyediakan keyakinan bagi, serta memberikan inspirasi kepada para pemeluk semua agama untuk mendukung nilai-nilai universal yang terkandung dalam Pancasila.

KH JALALUDDIN RAKHMAT adalah Calon Anggota DPR RI No.Urut 1 dari PDI-P Dapil Jawa Barat II meliputi Kab. Bandung dan Kab. Bandung Barat

 

Tue, 27 Dec 2016 @13:44

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved