Media Kajian

Fanpage Facebook MISYKAT

YouTube Channel Misykat TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

(Resensi) Polemik Sunni-Syiah: Jawaban atas Kesalahan-kesalahan Prof Dr Maman Abdurrahman

image

Judul: Polemik Sunni-Syiah: Jawaban atas Kesalahan Prof Dr Maman Abdurrahman

Penulis :Muhammad Babul Ulum

Penerbit : Jembar Publishing (Nuansa Cendekia Bandung)

Cetakan : 1, April 2014

 

Syaikh Muhammad Jawad Mughniyyah berkata, “Di dunia ini semua hal berubah kecuali kecaman terhdapa Syiah. Semua permulaan ada ujungnya kecuali fitnah terhadap Syiah. Semua vonis harus berdasarkan bukti kecuali terhadap Syiah.”

Itulah petikan yang mengawali pengantar buku karya Muhammad Babul Ulum. Sebuah buku trilogi Syiah yang mencoba menguraikan kesalahpahaman segelintir orang terhadap Islam mazhab Syiah.

Kalau direnungkan: masalah mazhab tidak akan beres sampai kiamat. Sejak wafat Rasulullah saw sampai sekarang terus bergulir. Meski sudah banyak buku yang menulis persamaan dan hikmah dari setiap perbedaan, tetap saja muncul upaya-upaya untuk memecah belah persatuan umat Islam di seluruh dunia. Bahkan, di Indonesia kini sedang marak.

Isu kesesatan Syiah terus bergulir. Dari majelis, masjid, hingga kampus diisi dengan cacian dan hujatan kepada Syiah.

Memang sudah banyak beredar buku-buku terjemahan karya ulama Syiah yang menerangkan dalil dan rujukan mazhab Syiah atau Ahlulbait dari kitab suci Al-Quran dan Hadis Rasulullah saw. Namun, tetap saja segelintir orang tidak mau tahu. Malah terus membuat kampanye anti Syiah melalui buku-buku yang sebarkan secara gratis. Tentunya ada biaya untuk pencetakan buku. Dari manakah organisasi Islam anti Syiah dan segelintir orang mendapatkan suntikan dana? Persoalan ini perlu ditelusuri.

Muhammad Babul Ulum, seorang intelektual muda lulusan Pesantren Gontor dan kandidat doktor hadis dari UIN Jakarta, adalah termasuk orang yang geram dengan gerakan anti Syiah. Kegeramannya itu tidak meluncur dengan ocehan mimbar jumat atau pengajian, tetapi dituliskan dalam buku Polemik Sunni-Syiah: Jawaban atas Kesalahan Prof. Dr. Maman Abdurrahman.

Karya terbaru dari Babul Ulum ini terbagi dalam dua bagian. Pertama , mengkaji doktrin keadilan sahabat dan hadis yang kerap dijadikan “bahan-bahan” menyerang Syiah. Dalam bagian ini Babul melakukan kajian khusus tentang tudingan bahwa Syiah membenci sahabat Nabi. Kajian sahabat yang dilakukan Babul merupakan riset desertasi di UIN Jakarta sehingga bernuansa ilmiah.

Kedua, membahas kesalahan-kesalahan dalam memahami mazhab Syiah yang sekaligus menanggapi isi bukuAntara Sunni & Syiah karya Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) Prof. Dr. Maman Abdurrahman. Pada bagian ini Babul melengkapinya dengan lampiran ayat Quran yang diselewengkan oleh Prof Maman dan menyuguhkan dalil-dalil dari kitab Ahlussunah dan fakta sejarah.

Mengapa itu dilakukan? Tentunya untuk meluruskan sekaligus memberikan pencerahan bagi umat Islam sehingga tidak ditipu oleh orang-orang yang tidak suka dengan terwujudnya persatuan umat Islam di Indonesia.

Babul menulis, “Para penolak Syiah selalu mengulang-ulang lagu lama untuk membodohi umat dengan melemparkan fitnah-fitnah keji yang tidak pantas dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai Muslim” (halaman 88).

Sekedar menutup: jika Anda membaca buku ini pasti akan dapat membandingkan jawaban yang diberikan Muslim Syiah terhadap para penentangnya. Sudah saatnya umat Islam sekarang ini mendapatkan pencerahan dengan langsung membaca buku karya ulama dan intelektual Muslim Syiah. Bukan dari orang-orang yang benci dan sekedar mendaur ulang isu yang sudah usang. Karena itu, saya kira buku ini layak Anda baca.

Sumber: Kompasiana

Wed, 9 Dec 2015 @11:39

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved