Media Kajian

Fanpage Facebook MISYKAT

YouTube Channel Misykat TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Memahami Sunnah Nabawiyah [by Muhammad Babul Ulum]

image

As-Sunnah, menurut bahasa berarti cara atau jalan. As-Sunnah Nabawiyah dalam pemahaman umum umat Islam merupakan petunjuk Nabi Muhammad Saw.

Ar-Raghib al-Isfahani, dalam Mufradat al-Quran, bab As-Sunan, mendefinisikan as-sunnah sebagai berikut: As-sunan adalah bentuk jamak dari sunnah. Sunnat al-wajhi berarti jalannya. Dan sunnat an-nabî berarti jalan yang ditempuhnya.

Mana al-Qathan, membagi sunnah menurut tiga ahli. Pertama, menurut ahli ushul: Sunah adalah ucapan, perbuatan, dan ketetapan Rasulullah Saw. Kedua, menurut ahli fiqh: sunah adalah sesuatu yang ditetapkan (untuk dikerjakan) oleh Rasulullah Saw selain wajib. Ketiga, menurut ahli hadis: sunah adalah ucapan, tindakan, ketetapan, sifat, sejarah kehidupan Rasulullah Saw. Biasa juga disebut dengan hadis.

Sayid Hasyim ar-Rifa’i, tokoh Ahlussunnah dari Kuwait, mendefinisikan sunnah sebagai cara yang ditempuh oleh Rasulullah Saw dalam menetapkan, bertindak, memerintah, menerima atau menolak.

Beliau menolak maksud kata as-sunnah sebagaimana dipahami oleh khalayak pada umumnya yang adalah hanya hadis Rasulullah Saw dalam istilah ahli hadis, atau pun padanan al-faridhah dalam istilah ahli fiqh maupun ahli ushul.

Dari definisi di atas tampak perbedaan para ulama tentang apa yang dimaksud dengan kata as-sunnah. Meski berbeda, tetapi ada titik temu di antara mereka dalam membatasi arti kata itu. Yaitu, apa-apa yang dinisbatkan kepada Rasulullah Saw, entah berupa ucapan, perbuatan maupun ketetapan.

Kita cukupkan definisi as-sunnah sampai di sini. Kita tidak perlu memperpanjang bahasan perbedaan para ulama tentang apa yang dimaksud dengan as-sunnah. Apa yang dimaksud dengan as-sunnah dalam bahasan kita sekarang adalah seperti definisi ahli hadis, yaitu kata lain dari al-hadits.

Sudah menjadi konsesus seluruh umat Islam, tidak terkecuali Syiah, bahwa hadis merupakan sumber ajaran agama kedua setelah Al-Quran.**


(SUMBER: Merajut Ukhuwah, Memahami Syiah karya Muhammad Babul Ulum ; penerbit Marja, 2008. Buku ini telah disahkan Dirjen Pendidikan Agama Islam sebagai buku bacaan agama Islam)

Tue, 8 Oct 2019 @15:57

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved