Rubrik
Terbaru
PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

MEDSOS ISLAM

WhatsApp: 0812-2391-4000

Fanpage: Komunitas Misykat

Twitter: Sekolah Islam Ilmiah

BERBAGI BUKU ISLAM

MISYKAT akan memberikan buku-buku ISLAM secara gratis. Silakan tulis nama, alamat lengkap, dan WhatsApp (aktif) pada KONTAK

BAHAN BACAAN

Ketua IJABI Jabar: Tak Boleh Mengafirkan

image

Sejumlah ulama mendeklarasikan Aliansi Nasional Anti-Syiah di Masjid Al-Fajr, Jalan Cijagra, Buahbatu, Bandung, Minggu (20/4). Deklarasi dihadiri ratusan umat muslim dari berbagai daerah serta sejumlah ormas Islam. Namun tak satu pun pejabat dari Pemprov Jabar yang menghadiri acara tersebut.

Deklarasi dibacakan K.H. Athian Ali Da'i dan ditandatangani Pengurus Harian Aliansi Nasional Anti-Syiah, termasuk K.H. Athian Ali Da'i (Ketua), K.H. Atif Latiful Hayata, S.H., L.L.M., Ph.D. (Ketua Dewan Pakar), dan K.H. Abdul Hamid Baidlowi (Ketua Majelis Syura).

Pantauan "GM", kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga menjelang tengah hari ini, hanya dijaga sejumlah petugas Polsek Lengkong. Sementara Jalan Cijagra, baik dari arah Buahbatu maupun By Pass Soekarno-Hatta ditutup, karena jalan di sekitar lokasi "tertutup" massa dan kendaraan. 

Pada deklarasi di lantai 2 Masjid Al-Fajr ini, Ketua Forum Ulama Ummat Islam (FUUI), Athian Ali Da'i mengawali orasinya. Disusul pembicara lainnya seperti K.H. Hamid Baidlowi (tokoh NU dan Pimpinan Al-Wahdah, Lasem Rembang, Jawa Tengah), Prof Dr. K.H. Muslim Ibrahim (Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh), K.H. Muhamad Said Shamad, Lc. (Ketua Lembaga Penelitian Pengkajian Islam, LPPI Makasar), K.H. Abdul Muis Abdullah (Ketua MUI Balikpapan), KH. Achmad CHolil Ridwan (Ketua MUI Pusat, sesepuh Dewan Dakwah Islamyah Indonesia), dan Habib Zein Al Kaff (Ketua Front Anti-Aliran Sesat).

Jangan mengafirkan
Menurut Athian, deklarasi ini tak lain untuk menyelamatkan akidah umat Islam. "Kegiatan ini merupakan hasil musyawarah yang pernah dilakukan pada 20 April 2012, yang dihadiri 187 ulama seluruh Tanah Air," kata Athian. 

Di sisi lain, lanjut Athian, pihaknya sangat konsen terhadap masalah akidah umat. Terlebih banyak keresahan akibat ajaran yang menyimpang di kalangan umat.

Sementara itu, Ketua Ikatan Jemaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) Jawa Barat, Hesthi Raharja mengatakan, kedudukan mazhab Syiah dalam Islam sebenarnya tidak ada masalah. Rektor Al-Azhar, Syeikh Mahmud Syaltut dalam fatwanya menegaskan, Syiah merupakan salah satu mazhab dalam agama Islam. Karena itu siapa saja boleh memeluknya.

Selain itu, Hesthi dalam rilis yang diterima "GM" semalam juga mengatakan, ulama-ulama Islam dari seluruh dunia telah berkumpul di Yordania pada 2005 dan melahirkan Deklarasi Amman. 

Deklarasi tersebut antara lain menyatakan, siapa saja yang mengikuti dan menganut salah satu dari empat mazhab ahlus sunnah (Syafii, Hanafi, Maliki, Hambali), dua mazhab Syiah (Jafari dan Zayidi), mazhab Ibadi, dan mazhab Zhahiri adalah muslim.

"Tidak boleh mengafirkan salah satu dari pengikut mazhab-mazhab tersebut," kata Hesthi mengutip isi Deklarasi Amman.

Sumber: Galamedia 

Tue, 22 Apr 2014 @11:13

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved