Minat beli buku klik covernya
image

 

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Pesan Imam Musa Al-Kazhim as

image

Imam Musa Kazhim as adalah Imam Ketujuh dari Ahlulbait. Beliau adalah putra Imam Jafar Ash-Shadiq bin Imam Muhammad Al-Baqir bin Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Husain putra Imam Ali dan Sayidah Fathimah binti Rasulullah saw.

Imam Musa as syahid pada 25 Rajab 183 Hijriah dalam penjara yang diracun atas perintah Harun Ar-Rasyid dan dikebumikan di Kazhimain, dekat kota Baghdad, Irak.

Dalam rangka mengenang, meneladani, dan mereguk hikmah dari Imam Musa Kazhim as, silakan simak dan renungkan pesannya kepada para putranya sebelum wafat.

“Wahai anakku, hendaknya engkau yakin bahwa Allah melihatmu ketika hendak bermaksiat sehingga dapat mencegahmu melakukannya. Hendaknya engkau yakin bahwa Allah mencarimu dalam ketaatan yang Ia memerintahkannya dan hendaknya engkau berusaha dengan sungguh-sungguh.

“Janganlah engkau mengeluarkan dirimu dengan bermalas-malasan dalam ibadah dan ketaatan kepada Allah, karena sesungguhnya Allah tidak disembah melainkan harus dengan sebenar-benar ibadah kepada-Nya.

“Hendaknya engkau menjauhi senda gurau karena sesungguhnya senda gurau dapat menghilangkan cahaya imanmu dan merendahkan kepribadianmu.

“Hindarilah kecemasan dan jauhilah kemalasan karena keduanya dapat menghalangi kebahagiaanmu di dunia dan akhirat.

“Bertakwalah kepada Allah dan ucapkanlah kebenaran karena ia dapat mencelakakanmu, tetapi sesungguhnya ia pun dapat menyelamatkanmu.

“Bertakwalah kepada Allah dan tolaklah kebatilan karena ia dapat menyelamatkanmu namun sesungguhnya ia pun dapat mencelakakanmu.

“Gembirakanlah diri kalian dengan kenikmatan dunia yang halal yang kalian sukai. Janganlah kalian merobek penjagaan diri dan melampaui batas. Mintalah pertolongan dengan itu dalam urusan agama karena sesungguhnya ada hadis berbunyi: bukan golongan kami orang yang meninggalkan dunia karena agamanya atau meninggalkan agama karena dunianya.

“Perdalamlah ilmu fiqih dalam agama karena sesungguhnya ilmu fiqih merupakan kunci pembuka penglihatan batin, penyempurna ibadah, penyebab menuju kedudukan mulia serta merupakan tingkatan tinggi dalam agama dan dunia. Keutamaan ahli fiqih dari ahli ibadah bagaikan keutamaan matahari atas bintang-bintang. Barangsiapa yang tidak mendalami ilmu fiqih dalam agamanya maka Allah tidak meridhai amalannya.”

Sumber: Ahlulbait Rasulullah 

Thu, 23 Feb 2017 @04:13


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved