Minat beli buku klik covernya
image

 

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Mereka Menuduh Syiah [by Muhammad Babul Ulum]

image

Dalam acara pembekalan Siswa Kelas VI KMI Gontor, angkatan 97, Hidayat Nur Wahid (HNW) pernah berkata, “Dan lagi-lagi orang Syi’ah berdusta….”

Dalam sebuah kesempatan, HNW bercerita tentang kekagumannya kepada revolusi Islam Iran dengan slogannya “Lâ syarqiyyah wa lâ gharbiyyah, lâ sunniyyah  wa lâ syî‘iyyah, islâmiyah, islâmiyah” (Tidak Timur dan Barat; bukan Sunnah bukan pula Syi’ah, tetapi Revolusi Islam). Betapa beliau, yang kala itu masih kuliah di Jami’ah Madinah, terpesona dengan slogan yang diusung oleh Imam Khomeini tersebut.

Revolusi Islam Iran adalah revolusi milik seluruh umat Islam dengan beragam madzhabnya, bukan revolusinya orang Syi’ah saja. Kemudian beliau berkata, “…tapi betapa kecewanya kita ketika Imam Khomeini menjadikan paham Syi’ah Itsna’asyariyah sebagai madzhab resmi Iran seperti yang tertulis dalam UUD Iran. Dan lagi-lagi Syi’ah berdusta kepada kita ….”

Ucapan tersebut saya dengar dari rekaman pembekalan alumni KMI 97. Kata-kata yang sama saya dengar lagi ketika HNW singgah di ISID Siman. Ini hanya satu contoh dari fitnah yang sering dituduhkan kepada Syi’ah. Untuk mengetahui lebih banyak dan lebih jelas tentang fitnah yang dilontarkan oleh HNW kepada Syi’ah, pembaca dapat merujuk pada Kata Pengantar yang beliau tulis untuk buku berjudul Ensiklopedia Sunnah-Syi’ah.

Hal yang sama dilakukan oleh Farid Okbah, yang menuduh ulama Syi’ah sebagai ‘Tukang Bohong’, “Ahl al-Ahwâ’ (Suka mengikuti hawa nafsu). Bahkan, Athian M. Da’i tidak menganggap Syi’ah sebagai Islam.

Bagi Athian, Syi’ah adalah kafir. Seorang yang mengaku sebagai ulama menuduh pejuang-pejuang Islam sejati, yang telah mengusir Israel dari bumi Lebanon, yang dengan lantang mengatakan ‘Tidak’ untuk Amerika dan Zionis, sebagai orang kafir.

Jangan-jangan tuduhan berbalik kepada orang yang menuduh. Bukankah Rasulullah Saw pernah bersabda, “Idzâ qâla ahadukum li akhîhi ‘yâ kâfir’ fa qad bâ’a bihi ahaduhuma” (Apabila seorang di antara kalian memanggil saudaranya, “Wahai orang kafir”, maka se-sungguhnya panggilan itu kembali kepada yang memanggil).

Sangat ironis seorang lulusan Al-Azhar Mesir, salah satu universitas terkemuka dunia Islam, tetapi berwawasan tidak terbuka. VCD yang mereka pro-pagandakan sama dengan yang dipropagandakan oleh Abdullah bin Saba’.

Mereka melakukan taktik lempar batu sembunyi tangan. Mereka menuduh Syi’ah berasal dari Yahudi. Mereka secara sadar atau tidak, sebenarnya telah menjadi kaki tangan Yahudi dan kaum imperialis untuk memecah-belah umat Islam.  Seorang yang berhati jernih dan berakal sehat dapat menilai itu. ***

(artikel dari buku Merajut Ukhuwah, Memahami Syiah karya Muhammad Babul Ulum; penerbit Marja, 2008. Buku ini telah disahkan Dirjen Pendidikan Agama Islam sebagai buku bacaan agama Islam

Sun, 25 May 2014 @06:03

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved