AUDIO KAJIAN ISLAM

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BAHAN BACAAN
PENGUNJUNG

Flag Counter

Pemikiran Jalaluddin Rakhmat Tentang Pendidikan (1)

image

 


Kita tidak asing lagi dengan nama Jalaluddin Rakhmat. Beliau dikenal sebagai salah seorang intelektual, ahli tasawuf, pembaharu Islam, dan pakar ilmu komunikasi. Memang, kiprah beliau dalam dunia pemikiran Islam, sudah cukup lama, dan kerap menjadi bahan perbincangan. Tidak sedikit pula yang menganggap bahwa pemikiran-pemikiran Kang Jalal, demikian Jalaluddin Rakhmat biasa di sapa, merupakan pemikiran yang kontroversial.

Jalaluddin Rakhmat, yang notabene merupakan alumni Pesantren, tetapi dia sendiri kini menjadi tokoh Syiah Indonesia telah terkenal dengan berbagai karya dan pemikirannya.  

Sekarang beliau juga mengabdi sebagai Kepala Sekolah Muthahhari di mana beliau menerapkan hasil pemikiran Jalaluddin Rahmat dalam bidang pendidikan. Makalah ini akan membahas mengenai biografi dan karya-karya Jalaluddin Rakhmat. Juga mengungkapkan pokok-pokok pemikirannya dalam bidang pendidikan.

Jalaluddin Rakhmat, meski belum begitu dikenal akrab oleh pakar-pakar pendidikan, tetapi beliau telah memberikan pemikirannya dalam bidang pendidikan. Pemikirannya sedikit banyak telah memberikan sumbangan bagi perkembangan khazanah ilmu pengetahuan, terutama bagi kemajuan ilmu pendidikan, khususnya menyangkut pokok-pokok pemikiran pendidikan Islam.

Berikut ini kami paparkan beberapa pokok pemikiran Jalaluddin Rakhmat dalam bidang pendidikan:

Landasan Filosofis Pendidikan Islam
Pemikiran Jalaluddin Rakhmat tentang pendidikan Islam dapat diidentifkasikan antara lain: landasan filosofis pendidikan Islam harus dibangun di atas pondasi yang kuat, baik sisi epistemologi, konsep manusia dengan merujuk pada sumber normatif yaitu al-Qur'an dan Sunnah.  

Epistemologi Islam sudah jelas, sebagaimana konsepnya, Jalaluddin Rakhmat tidak mengenal pada dikotomik, memiliki nilai spritualitas-sufistik, serta holistik.

Menurutnya, manusia merupakan makhluk yang Musayyar dan Mukhayyar.
Sebagai musayyar, manusia yang tersusun dari unsur-unsur materi, maka secara otomatis tunduk terhadap hukum-hukum takdir Tuhan. Dan sebagai Mukhoyyar, manusia dari sisi insan dan al-Nas yang dibekali sifat-sifat rabbaniyah dan hembusan nilai Ilahiyah, manusia diberi jaminan oleh Tuhan dengan suatu kebebasan dan kreatif.

Mengembangkan Ilmu dan Iman 
Hakikat manusia yang paling esensial menurut Jalaluddin Rakhmat adalah bahwa manusia diberi kemampuan dalam mengembangkan Ilmu dan Iman. Namun, menurutnya, dalam pandangan Al-QUran, sedikit sekali orang yang dapat mengembangkan ilmu dan iman sekaligus. sedikit orang yang beriman, sedikit orang yang berilmu dan lebih sedikit algi orang yang berilmu dan beriman. Kelompok inilah yang disebut Alquran, "Allah mengangkat derajat orang yang beriman di antara kamu dan orang yang diberi ilmu" (Q.S. 58: 11) Maka hidup manusia diukur sejauh mana ia mengembangkan iman dan ilmunya.

Perpaduan Tubuh dan Jiwa
Secara khas pemikiran Jalaluddin Rakhmat tentang pendidikan Islam mengisyartkan bahwa: pendidikan harus memperhatikan perpaduan antara tubuh dengan jiwa.
Di dalam buku yang berjudul Belajar cerdas: Belajar Berbasiskan Otak, Jalaluddin Rakhmat bermaksud membuktikan bahwa sel-sel otak manusia mengalami perubahan, tidak tetap seperti ketika orang lahir. Ia tumbuh dan berkembang terus menerus. Sel-sel baru lahir, cabang-cabang dendrit beranak -pinak. Karena kecerdasan manusia terletak pada hubungan-hubungan di antara neuron-neuran itu, maka tumbuhnya koneksi-koneksi itu juga menunjukkan pertumbuhan kecerdasan.

Selain itu, menurutnya, lingkungan juga memperkuat otak, bukan hanya semata-mata dengan memberikan tantangan. Lingkungan itu juga memberikan peluang untuk belajar dengan banyak begerak. Secara keseluruhan, lingkungan lebih menentukan daripada keturunan. hal ini dibenarkan, karena gen dan pengaruh orangtua ikut membentuk otak, tetapi gen tidak menentukan nasib. Pendidikan dan tantangan menentukan berfungsi tidaknya pikiran kita.

Apa yang dimakan manusia juga akan berpengaruh terhadap otak. Oleh sebab itu otak juga perlu mendapat suplai makanan-makanan yang bergizi.

Selain dimensi tubuh, menurut Jalaluddin Rakhmat, manusia memiliki kemampuan hampir tidak ada batasnya. Dimensi spiritual (mistikal) mampu memberikan pengetahuan baik substansi maupun proses. Sebagai ahli tasawuf, Jalaluddin Rakhmat sangat yakin bahwa Allah akan memberikan ilmu kepada hamba-hamba yang hatinya sepenuhnya diberikan untuk Tuhan. Dia memetik hadist nabi:

"Didunia ini ada sekelompok hamba Allah yang menjadi lemari-lemari penyimpan kebijaksanaan Tuhan. Mereka adalah orang-orang yang mengikhlaskan hati setujul-tulusnya untuk Allah." Menurutnya, merekalah yang memperoleh pengetahuan tidak melalui otak-atik otak, tetapi melalui pembersihan hati. Ke sanalah kita semua berharap untuk menujur.

Penddikan Islam harus mampu memberikan internalisasi nilai-nilai spiritual. Pendidikan yang mampu memberikan pencerahan spiritual, yaitu pencerahan yang mengantarkan pada keakraban, cinta, keberanian, nilai eskatis dan kemabukan dalam diri sang Khaliq (Allah).

Sebagaimana telah diterapkan pada sekolah Muthahhari, Pembinaan spiritual dilakukan dengan berbagai metode, sebagai berikut:

Pertama, Tadarus Al Qur’an yang diadakan pada jam pertama (sebelum pelajaran dimulai), paling sedikit tiga ayat. Kegiatan ini disamping untuk membiasakan siswa membaca Al Qur’an, juga dalam rangka membersihkan jiwa dengan bertabarruk (mencari berkah) dari bacaan Al Qur’an.

Kedua, menggiatkan salat berjamaah dalam rangka membangun kebersamaan di antara guru dan siswa.

Ketiga, membaca suat Yasin dan do’a pada malam Jum’at (minimal sekali dalam sebulan), dimana seluruh guru dan siswa diajibkan hadir. Acara ini juga mengundang masyarakat sekitar sekolah.

Keempat, Pengajian Ahad Pagi bersama masyarakat sekitar.

Kelima, mengadakan peringatan hari-hari besar Islam.

 

 

Wed, 25 Jun 2014 @08:32

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved