Rubrik
Terbaru
BERBAGI BUKU

TULIS nama, alamat & HP/WhatsApp pada KONTAK

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

Twitter Kata Hikmah 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Noam Chomsky: Manufacturing Consent [by KH Jalaluddin Rakhmat]

image

Seorang tokoh utama dalam filsafat analitik, yang sering kali digelari orang Amerika yang paling anti Amerika dan orang Yahudi yang paling anti Yahudi. Ia semula tinggal di Eropa, tetapi kemudian ia melarikan diri bersama orang tuanya ke Amerika Serikat dan tingggal di Philadelphia dari keluarga intelektual. Dan orang ini menunjukkan kecerdasannya sejak kecil. Pada usia 27 tahunan, ia lulus sebagai doktor di dalam kajian linguistik, dalam teorinya yang terkenal sebagai teori Transformational Grammar, kemudian pada tahun yang sama ia diangkat sebagai guru besar di Universitasnya. Namanya Noam Chomsky. 

Noam Chomsky bukan hanya seorang linguis, ilmuan, dan psikolog, tapi ia juga seorang aktivis politik. Dan saya menyebutnya seorang ahli komunikasi yang sangat piawai. Sekarang ia telah berusia 84 tahun dan masih hidup di tengah-tengah dunia akademis. Dia menjadi icon paling utama yang tema-tema perjuangannya ialah menentang proses penindasan dari kaum kapitalis melalui media massa.

Saya akan mengemukakan teori Chomsky yang paling elementer yang dirumuskan dalam bukunya Manufacturing Consent. Bagaimana persetujuan masyarakat bisa diarahkan dengan mengunakan media? Bagaimana masyarakat bisa direkayasa untuk menerima semua berita yang disajikan oleh media massa. Sehingga kata Manufacturing Consent sering diselewengkan menjadi Manufacturing Contents, bagaimana kita merekayasa isi media demi kepentingan-kepentingan para penguasa. 

Sekitar setahun yang lalu, Hugo Chaves berbicara di PBB, dan pada akhir pembicraannya ia membawa buku Noam Chomsky tentang “Hegemony”. Dan dengan memperlihatkan buku itu di mimbar, ia berkata, semua pemimpin negara harus membaca buku Noam Chomsky, karena mereka akan mengerti bagaimana negara itu menjadi korban penindasan kaum kapitalis internasional yang di atasnya adalah Amerika.

Kemudian Hugo Chaves berkata, saya menyesal sekali bahwa selama hidupnya, saya tidak pernah berjumpa dengan Chomsky. Pada waktu itu mungkin Chomsky sedang mendengarkan pembicaraannya di PBB, ini menjadi cemohan orang banyak. Hugo Chaves meminta para pemimpin dunia di majelis PBB untuk belajar dari Noam Chomsky. 

Apa sebetulnya yang bisa dipelajari oleh pemimpin dunia dari Noam Chomsky? Pertama bahwa dunia sekarang dikuasai oleh media massa, bahwa kita memandang dunia sekarang melalui media massa, dan media massa berada di bawah kendali kepentingan dua kelompok besar, yaitu kepentingan kelompok pemerintah yang berkuasa, dan kepentingan ekonomi dari big business. Dan sekarang kita di dunia memandang dunia berdasarkan petunjuk dari pemerintah dan kelompok big business.

Yang menarik dari kata Chomsky ialah bahwa kita merasa sekarang ini mengambil keputusan sendiri padahal keputusan itu secara tidak sadar ditentukan oleh media massa yang mereka baca.

Jadi, Chomsky mengajarkan kepada kita bahwa kita harus bersifat kritis terhadap media massa. Kita harus menggunakan akal sehat dan mencari sumber-sumber lain atau second opinion dari pada mengikuti apa yang sekarang menjadi trend dalam media massa.

KH Jalaluddin Rakhmat adalah Ketua Dewan Syura IJABI

(Transkripsi dari youtube by. Andi Safri Bachtiar)


Mon, 14 Jan 2019 @11:46

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved