AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK: Komunitas Misykat

BAHAN BACAAN

Membaca (buku) Maulid Nabi

image

Kemarin malam saya selesai membaca buku yang berjudul Maulid Nabi: Menggapai Keteladanan Rasulullah saw. Buku ini ditulis oleh Ahmad Muthohar dan diterbitkan LKIS pada 2011 dengan tebal halaman 120.

Buku Maulid Nabi: Menggapai Keteladanan Rasulullah saw ini saya dapatkan di pameran buku Bandung. Saya menyimpannya. Baru kemarin saya coba baca dan isinya menarik. Setelah membaca buku ini, saya menyimpulkan bahwa perayaan Maulid Nabi Muhammad saw merupakan hal yang penting bagi umat Islam.

Hampir di seluruh dunia, umat Islam merayakannya. Bahkan pemerintah Indonesia merayakannya. Kalau dilarang pasti pemerintah akan turun tangan. Mungkin orang-orang yang sering bilang kultus atau musyrik akan berhadapan dengan pemerintah. Itu pun kalau berani.

Memang ada segelintir orang yang menolak karena tidak dicontohkan Nabi. Kalau demikian maka bisa jadi seluruh kegiatan atau yang bernuansa agama yang tidak dicontohkan Nabi akan disebut sesat. Saya kira itu hal tersebut perlu pencerahan. Tentu dengan buku Maulid Nabi bisa terbantu untuk mendapatkan pencerahan.

Selain untuk mengenang jasa-jasa Nabi Muhammad Saw dalam menyebarkan ajaran agama, Maulid Nabi juga bertujuan untuk menanamkan bibit kecintaan kepada Sang Khatamun Nabiyyin itu, sehingga di kemudian hari muncul buah-buah untuk menjadikannya suri teladan (uswah hasanah).

Buku ini mengupas tradisi perayaan Maulid Nabi di dunia Islam umumnya dan di Indonesia khususnya. Didukung dengan penelitian yang cukup dalam, buku ini mengkaji asal-mula perayaan maulid, kapan mulai dicetuskan, dan bagaimana corak peringatan maulid dalam masing-masing tradisi.

Bahkan penulisnya memuat bab khusus berkaitan dengan Maulid Nabi dalam mazhab Syiah dan mazhab Sunni, termasuk sejarah lahirnya dan bentuk perayaan yang dilakukan dalam maulid. Tidak hanya itu, kitab maulid Barjanji dan Maulid Diba serta Burdah Bushiri yang selalu dibaca warga nahdliyyin (Nahdlatul Ulama) juga diulas dengan baik. Penulisnya juga memaparkan bahwa tradisi nahdliyyin dalam menjalankan keagamaan banyak dipengaruhi mazhab Syiah.

Bagi yang belum mengetahui seluk beluk Maulid Nabi bisa membaca buku ini. Setelah membaca buku ini, Anda akan sepakat bahwa buku yang ditulis Ahmad Muthohar ini sangat penting dan membuka wawasan keislaman, khususnya berkaitan dengan sejarah perayaan Maulid Nabi dan tradisi pembacaan madah-madah sanjungan terhadap pribadi Nabi Muhammad saw.

Setelah membaca buku ini, Anda akan mengetahui bahwa Maulid Nabi bukan hanya tradisi mazhab Syiah, tetapi tradisi kaum Muslimin di seluruh dunia. Baik Sunni atau organisasi Islam lainnya yang mencintai Rasulullah saw merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad saw.

Memang ada yang tidak, bahkan menolaknya. Namun, itu hanya segelintir orang yang kurang memahami konteks historis dan tidak memiliki emosionalitas dalam beragama. Kecintaan kepada Nabi harus diwujudkan, salah satunya dengan merayakan hari kelahiran Nabi.

[ahmad sahidin]

 

 

Sat, 3 Dec 2016 @22:47

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved