Rubrik
Terbaru
BERBAGI BUKU

TULIS nama, alamat & HP/WhatsApp pada KONTAK

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

Twitter Kata Hikmah 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Awas Kaum Takfiri Provokasi di Bandung!

image

Segelintir orang terus melakukan provokasi di masyarakat dengan menyebut kaum Muslim Syiah sebagai sesat. Mereka juga menyebut bid’ah pada kegiatan tahlilan, Maulid Nabi, shalawat, dan dzikir bersama. Mereka juga melarang baca Al-Barzanji. Tidak hanya itu, segelintir orang yang layak disebut kaum takfiri itu mengerahkan para khatib Jumat untuk menyebarkan fitnah tentang Islam mazhab Syiah.

Anehnya, dahulu orang-orang takfiri ini tidak gencar dalam menyesatkan mazhab Syiah. Mereka baru bergerak dalam menyesatkan Syiah setelah kasus terorisme merebak di Indonesia.

Mungkin ada kaitannya dengan agenda politik. Mereka meramaikan wacana Islam Indonesia dengan berupaya menyingkirkan Islam mazhab Syiah dari bumi Indonesia. Mulai dari seminar sampai pengajian ibu-ibu pun dimasuki. Bahkan, masuk pula gerakan anti Syiah pada kampus.

Ada kawan di UIN Bandung bercerita bahwa kini di beberapa fakultas sudah ada selebaran anti syiah. Kawan saya bilang, “Lucu ya mereka itu. Menyebarkan anti syiah dalam kampus yang setiap mahasiswanya pernah belajar ilmu kalam dan fiqih yang di dalamnya ada pembahasan Syiah.”

Saya sendiri selaku alumni mendapatkan kajian syiah dalam ilmu kalam. Tentu dengan kajian ilmiah dan sumber terpercaya sehingga tidak muncul pengkafiran. Saya merasa kasihan dengan kaum takfiri. Coba kalau mereka belajar ilmu kalam di UIN SGD Bandung pasti akan paham dengan khazanah intelektual Islam.

Kemarin sore ada kabar dari seorang warga di daerah Soekarno Hatta Bandung bahwa sang khatib pada khutbah jumat di masjid di dekat rumahnya menyampaikan kesesatan Syiah.

Lalu, ada jamaah yang berkata: “Ti Kamari Syiah deui nu dibahas. Sesat deui nu diomongkeun. Jiga anu euweuh bahan eta khotib teh (Dari kemarin masih Syiah yang dibahas. Kesesatan lagi yang dibicarakan. Seperti yang tak ada bahan itu khatib).”

Kemudian ada cerita juga dari guru Taman Pendidikan Quran (TKQ) yang tidak jauh dari masjid tersebut melaporkan bahwa pada papan tulis di madrasah terdapat tulisan yang menyesatkan Syiah. Mungkin itu bekas pengajian malam hari yang diisi oleh ustad takfiri. Mereka lupa menghapusnya. Tulisan yang muncul di papan tulis itu di antaranya: Syiah bukan Islam, Syiah agama Majusi, Syiah menghina sahabat Nabi dan lainnya.

Saya kira provokasi kaum takfiri merupakan bentuk pembodohan publik. Mereka menyebarkan tanpa merujuk langsung pada rujukan yang benar. Mereka juga menyebarkan kebencian pada sesama umat Islam.

Dari informasi di atas, saya teringat dengan buku yang berjudul: Syiah Dicaci, Syiah Dicari. Memang betul demikian. Karena kawan saya yang mengisahkan itu meminta rujukan buku untuk dibaca yang berkaitan dengan Syiah. Kawan saya ingin mengetahui Syiah yang sebenarnya dari Kaum Muslim Syiah, bukan dari para pembenci Syiah.

Tentu yang saya rekomendasikan adalah Buku Putih Mazhab Syiah (yang diterbitkan ormas Syiah ABI). Ini buku ditulis oleh TIM yang ahli dalam Syiah dan termasuk kaum Muslim Syiah.

Sementara yang ditulis perorangan adalah buku 40 Masalah Syiah karya Emilia Renita, Inilah JalanKu yang Lurus karya Emilia Renita (diterbitkan Marja 2014),Kesesatan Sunni Syiah, Merajut Ukhuwah Memahami Syiah, dan Polemik Sunni Syiah (tiga buku) karya Muhammad Babul Ulum.

Kemudian yang terbaru, buku Syiah Menurut Syiah (Penerbit ABI, 2014). Nah, bagi yang berminat mengetahui Islam mazhab Syiah bisa langsung membaca buku-buku tersebut.

(Ikhwan Mustafa)



Fri, 16 Jan 2015 @20:41

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved