Rubrik
Terbaru
RSS Feed
AUDIO KAJIAN ISLAM

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BAHAN BACAAN
PENGUNJUNG

Flag Counter

Ayatullah Kermani: Pelecehan Nabi Muhammad saw Bukti Dekadensi Moral Barat

image

Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Ali Movahedi-Kermani menilai tindakan media Barat melecehkan kesucian Nabi Muhammad Saw sebagai indikasi dekadensi moral di Barat.

Ayatullah Ali Movahedi-Kermani dalam khutbah shalat Jumatnya di Tehran mengutuk tindakan majalah perancis, Charlie Hebdo melecehkan kesucian Nabi Muhammad saw. “Kebencian ini bertentangan dengan slogal palsu Barat tentang kebebasan, demokrasi dan penghormatan hak orang lain,” tegas Ayatullah Kermani.

Khatib shalat Jumat Tehran mengisyaratkan ketakutan pemerintah Barat atas pengaruh dan meluasnya Islam di negara-negara Eropa dan Amerika serta upaya mereka untuk mencegah fenomena ini. “Langkah media Barat menghina Nabi Muhammad menunjukkan kebodohan dan dekadensi moral di Barat,” papar Ayatullah Kermani.

Ayatullah Ali Movahedi-Kermani dalam khutbahnya juga menyinggung aksi demonstrasi terbaru di Barat mengutuk aksi teror di Paris. Ia menjelaskan, “Rakyat dan pemerintah negara-negara tersebut ketika mengutuk terorisme, di satu sisi mereka lupa bahwa kelompok teroris termasuk ISIS yang melakukan banyak kejahatan di Irak dan Suriah justru mereka dukung.”

Seraya menjelaskan bahwa permusuhan kekuatan arogan dunia terhadap Islam sepenuhnya nyata, khatib shalat Jumat Tehran memperingatkan umat Muslim untuk tetap menjaga persatuan mereka dalam menghadapi konspirasi musuh dunia Islam dan senantiasa waspada. Ayatullah Kermani juga meminta umat Islam memikirkan solusi untuk mencegah terulangnya penghinaan musuh terhadap sakralitas Islam.

Ayatullah Ali Movahedi-Kermani dalam khutbahnya seraya mendukung juru runding nuklir Iran menegaskan, “Juru runding nuklir Iran jangan sampai lupa bahwa permusuhan kekuatan arogan terhadap bangsa Iran tidak pernah berakhir. Oleh karena itu, mereka harus sepenuhnya waspada dan memiliki pemahaman penuh terhadap pihak Barat serta menyelesaikan sanksi dari musuh yang tak dapat dipercaya.”

Khatib shalat Jumat menjelaskan, kinerja tak logis pemerintah Amerika dan represi negara ini terhadap Iran tidak akan pernah membuat bangsa ini menyerah terhadap keserakahan mereka.

Ayatullah Kermani dalam khutbahnya juga mengisyaratkan penurunan harga minyak di pasar dunia. “Musuh melalui strategi ini ingin merusak Iran, namun ekonomi muqawama dalam kondisi ini telah membuktikan bahwa Iran selain harus menurunkan ketergantungannya terhadap minyak juga harus melanjutkan pembangunan dengan memanfaatkan kapasitas besar lainnya yang dimiliki,” ungkap Ayatullah Kermani.

Imam shalat Jumat Tehran juga mengisyaratkan peringatan larinya Shah Pahlevi dari Iran. “Bangsa Iran pada 36 tahun lalu berhasil memaksa Shah yang despotik melarikan diri dari negara ini dengan muqawama dan keberanian mereka. Perjuangan bangsa Iran ini berhasil mencabut sistem monarki yang menguasai negara ini,” papar Ayatullah Kermani.

(IRIB Indonesia/MF/PH)

 

Sat, 17 Jan 2015 @17:20

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved