Rubrik
Terbaru
PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

FACEBOOK & WHATSAPP

Fanpage Komunitas Misykat

WhatsApp Group: Kajian Islam

BERBAGI BUKU

Silakan tulis nama, alamat, dan WhatsApp pada KONTAK

BAHAN BACAAN

Aparat Turunkan Spanduk Provokatif Syiah Bukan Islam dan Syiah Kafir

image

Aparat pemerintah menurunkan paksa spanduk yang menghujat aliran Syiah lantaran dianggap meresahkan masyarakat.  

Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul Suparmadi mengatakan, aparat gabungan yang terdiri dari Satpol PP, polisi dan jajaran TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) Bantul menurunkan spanduk di 10 titik yang tersebar di berbagai wilayah di Bantul. 

“Kami bergerak tadi malam jam sembilan, penurunan spanduk ini dilakukan tim gabungan dengan dikoordinatori oleh Satpol PP,” terang Suparmadi, Kamis (5/3/2015). 

Aparat dibagi menjadi dua tim. Masing-masing menurunkan spanduk di wilayah selatan seperti di perempatan Palbapang, pertigaan Sapuangin Srandakan, dan di Parangtritis. Tim lainnya beroperasi di wilayah utara antara lain di pertigaan Cepit, perempatan Wojo Ring Road Selatan, perempatan Madukismo dan di gapura masuk sentra kerajinan Kasongan. 

“Selain 10 titik yang diturunkan aparat, ada juga spanduk-spanduk yang diturunkan oleh warga misalnya di Karangturi, Banguntapan,” jelasnya lagi. 

Penurunan spanduk oleh aparat dilakukan setelah melalui pembahasan berbagai pihak. Antara lain Satpol PP, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), jajaran kepolisian dan TNI serta dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).  

“Semua pihak sepakat spanduk itu diturunkan,” tegas dia. 

Alasannya pertama karena banyak laporan masyarakat yang menganggap muatan spanduk tersebut meresahkan masyarakat. Laporan masyarakat disampaikan ke kepolisian dan pemerintah kecamatan. 

“Kalau kami laporannya banyak yang masuk dari kecamatan, masyarakat menganggap spanduk itu meresahkan, yang masuk ke polisi juga banyak,” tuturnya. 

Selain itu, keberadaan spanduk-spanduk tersebut tidak berizin. Lembaganya telah mengecek ada tidaknya izin pemasangan spanduk itu ke Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Bahkan menurut Suparmadi, sejumlah logo organisasi masyarakat (ormas) mirip sponsor yang tercantum di spanduk itu tidak terdeteksi keberadaannya serta tidak terdaftar di Kantor Kesbangpol. 

“Kalau spanduk tidak berizin tidak hanya Syiah kami cabut. Ormas-ormas itu mayoritas tidak terdaftar di Kesbangpol,” lanjutnya.

Sumber: Muslim Media News


Sat, 7 Mar 2015 @21:24

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved