BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Misteri Wasiat Nabi, Masuk Cetakan Dua

image

Alhamdulillah, itu yang saya ucapkan ketika seorang kawan dari Penerbit Misykat menyatakan buku Misteri Wasiat Nabi karya Dr KH Jalaluddin Rakhmat sudah masuk cetakan dua. Cetakan satu terbit bulan Mei dan cetakan dua terbit awal Juni ini. Buku ini juga dijual di sejumlah toko buku ternama di Indonesia.

Bagi saya informasi tentang buku Misteri Wasiat Nabi yang masuk cetakan dua merupakan sebuah kebahagiaan karena ringkasan desertasi yang ilmiah bisa diterima di masyarakat. Tampaknya dengan hadirnya buku tersebut telah menggugurkan pendapat umum di penerbitan bahwa karya ilmiah tidak laku di masyarakat. Dengan buku Kang Jalal, pernyataan tersebut gugur.

Apa sih keunggulan buku Misteri Wasiat Nabi? Pak Hernowo berhasil menyingkap kehebatan dan istimewanya buku Kang Jalal dalam catatan yang berseri hingga lima artikel pendek.

Kalau saya menulis kembali komentar atas buku tersebut, tampaknya tidak akan menarik untuk dibaca. Saya merasa cukup dengan catatan Pak Hernowo, seorang ahli buku dan mengenal kualitas penulis serta jenis-jenis tulisan yang bergizi.

Karena itu, saya tidak menulis komentar atas buku tersebut. Biarlah yang lain, yang lebih ahli dari Pak Hernowo yang menyingkap keistimewaan-keistimewaan atas karya ilmiah buah pena Kang Jalal.   

Dengan beredarnya buku Misteri Wasiat Nabi di masyarakat, saya rasa akan semakin terbuka pemahaman umat Islam di Indonesia. Semoga menjadi penyimbang dari gencarnya informasi-informasi anti Syiah yang terus disebarkan kaum takfiri. Nah, dengan buku Kang Jalal itu persoalan Sunni dan Syiah terkuak perbedaannya secara esensial.

Sekadar informasi: sekarang ini kaum takfiri tidak lagi menyatakan Syiah sesat karena ternyata putra mahkota Arab Saudi sendiri menyatakan Syiah bagian dari Islam. Kemudian para ulama di Indonesia dan para ulama sedunia dalam konferensi di Jordania tahun 2005 dalam Risalah Amman menyatakan Syiah sebagai Islam.

Apa yang kaum takfiri sekarang ini isukan dalam memfitnah Syiah di Indonesia? Kaum takfiri menyatakan bahwa Syiah bahaya bagi NKRI karena akan mendirikan pemerintahan. Kalau mendengar pernyataan itu, saya tertawa. Sampai sekarang yang terlihat punya potensi untuk membentuk pemerintah adalah yang biasa teriak tegakkan Khilafah Islamiyyah.

Dalam sejarah Indonesia yang melakukan makar terhadap NKRI bukan dari golongan Muslim Syiah. Silakan baca sejarah tentang Darul Islam di Jawa Barat, Makassar, Aceh, dan gerakan RMS/Permesta. Apakah di antara tokoh dan pengikut gerakan tersebut ada orang-orang Syiah? Saya yakin mereka bukan Syiah.      

[Ikhwan Mustafa, kontributor Misykat]


Tue, 9 Jun 2015 @14:09

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved