AUDIO KAJIAN ISLAM

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BAHAN BACAAN
PENGUNJUNG

Flag Counter

Kang Jalal: Keragaman Harus Dijaga, Modal Penting Keutuhan

image

Kebhinekaan yang ada di tengah masyarakat Indonesia merupakan kenyataan yang sudah ada sejak lama. Sepanjang sejarah, sudah terbukti menjadi faktor penting yang menyebabkan bangsa ini bisa bertahan hingga sekarang. Karena itulah, sudah seharusnya semua pihak menghormati keragaman ini dan merawatnya dengan baik.

“Saling menghormati perbedaan yang ada di lingkungan kita, menjadi modal penting dalam menjaga keutuhan negeri ini,” kata anggota DPR Komisi VIII dan Baleg DPR/MPR, Dr. KH. Jalaluddin Rakhmat, dalam rapat dengar pendapat tentang pelaksanaan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan  Bhineka Tunggal Ika di  Balai Desa Cimekar, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung, Minggu (8/10/2015). Kegiatan tersebut diikuti tokoh masyarakat dan warga setempat.

Menurutnya, bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan berbagai keragaman yang dimilikinya.  Bahkan saking beragamnya suku dan ras, sejumlah pakar di luar negeri menyebut Indonesia sebagai negara himpunan berbagai bangsa. Sebuah kekayaan yang belum tentu dimiliki bangsa lainnya di dunia.

Indonesia sudah memiliki konstitusi yang menjamin seluruh warga negara menjalankan kegiatannya dalam keragaman itu. “Setiap orang dijamin untuk memeluk agama dan kepercayaan yang diyakininya, memilih pendidikan, memilih pekerjaan atau sikap politik tertentu,” ujarnya.

Sebab itulah, kata pria yang akrab dipanggil Kang Jalal ini, setiap tindakan  yang tidak menghormati hak warga negara menjalankan kebebasan sesuai konstitusi, harus ditolak. Tindakan pemaksaan kehendak yang melanggar aturan menjadi benih yang mengancam keutuhan NKRI.

Waspadai radikalisme

Menurut Kang Jalal, radikalisme yang kini berkembang di tengah masyarakat, menjadi ancaman yang serius. Jika dibiarkan maka akan meruntuhkan sendi-sendi kebersamaan bangsa ini. “Gerakan aliran radikal jangan dianggap remeh. Jika  tidak segera ditangani akan menjadi persoalan besar,” tuturnya. 

Dijelaskannya, salah satu ciri aliran radikal adalah rajin menyebarkan kebencian dan gemar melakukan tindakan kekerasan. Kelompok ini tidak segan melakukan fitnah dan kebohongan, untuk menyudutkan pihak lain yang dianggapanya sebagai musuh atau tidak sependapat dengannya. 

Mereka seringkali merasa sebagai golongan paling benar, sementara orang lain yang tidak sepaham dituduhnya sebagai sesat. Tidak menghormati perbedaan yang ada di tengah masyarakat. Semuanya harus sesuai seperti yang diinginkannya. Dalam beberapa kasus, mereka mengusir bahkan membunuh orang-orang yang berbeda dengan mereka. 

“Konstitusi kita sudah melindungi setiap warga negara untuk menjalakan kebebasannya. Jika ada yang menganggu, itu berarti melanggar konstitusi. Kalau kita menyerang keyakinan orang lain, itu meruntuhkan pilar kebangsaan,” tegasnya.  

(sumber: Harian Umum Galamedia, 9 November 2015)

Thu, 6 Jul 2017 @13:54

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved