AUDIO KAJIAN ISLAM

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BAHAN BACAAN
PENGUNJUNG

Flag Counter

Catatan Dr Kholid Al-Walid: Samakah, Syiah dan PKI?

image

Fitnah memang tidak perlu alasan logis, cukup disebarkan dalam beragam media terutama pada komunitas yang "Aqluhum Masturo" tapi semangat bc-bc (bukan baca-baca) begitu menggebu seakan merupakan bagian dari Jihad (Jika di Suriah ada Jihad Nikah maka di sini ada Jihad Fitnah). Nah, di antara Fitnah yang belakangan bertebaran melalui FB, WA, Twitter, bahkan lagu RAP mendudukkan Syiah = PKI. Sebagai pengajar logika dan Filsafat saya kebingungan bukan soal Fitnahnya, tetapi apa "Had al-Awsath" dari kedua Mafhum ini. Atau apa "Wajh al-Tasybih di antara keduanya sehingga didudukkan pada "Maqullah" (Cattegories) yang sama.

Kalau kita lacak Ideologi Komunisme baik yang dikembangkan oleh Marx dan Friedrich Engels atau Lenin, kedua-duanya berangkat dari asas Materialisme Dialektika dan Historis. Komunisme lahir sebagai bentuk perlawanan kaum Proletar (kalau tak paham maka padanannya kaum buruh) terhadap melawan para pemilik modal. Sedangkan Syiah adalah Mazhab yang didasarkan pada prinsip Tauhid dan Ketuhanan lahir di era awal sejarah Islam sebagai kritik atas pengabaian wasiat Nabi terhadap ke Imamahan Ali bin Abi Thalib. 

Asas yang melandasi kedua mafhum di atas bertolak belakang; bayna Sama wa Sumur. Jika anda baca karya Filosof Syiah, mereka yang paling terdepan mengkritisi Komunisme. Bacalah karya Ali Syariati, Murtadha Mutthahari, Baqir Shadr, dan bahkan surat Imam Khomeini kepada Gorbachev yang dengan tegas menyatakan bahwa Ideologi Komunisme akan segera bangkrut dan mengajak Gorbachef serta pemikir Komunisme untuk mengkaji Islam dan Filsafat Islam.

Mana ada Raja Saudi atau Ulama Wahabi yang berani memberikan nasihat pada penguasa Adidaya. Bahkan dihadapan Bush terbungkuk-bungku sambil menyebut Sayid Bush (Kalau Sayid disematkan pada Nabi Muhammad Saw itu dianggap mengkultuskan, kalau kepada Bush atau Obama itu penghormatan). 

Kalau Wajh al-Tasybih diambil dari Revolusi yang dilakukan Imam Khomeini dengan usaha Rebolusi yang pernah dilakukan PKI, itu namanya Jaka Sembung Naik Ojek Gak Nyambung Jack.

Revolusi Imam Khomeini adalah upaya untuk menegakkan Islam dan keadilan yang diinjak-injak di masa Shah Reza Pahlevi. Ini bukan Revolusi Syiah vs Sunni seperti yang didengung-dengungkan. Kenapa? Lha wong Mazhabnya Shah Reza itu juga Syiah. Sedangkan Kudeta PKI hasil sebuah skenario tarik menarik politik masa itu sekaligus upaya mengganti ideologi Pancasila. Bahkan usaha-usaha yang dilakukan PKI sebenarnya sangat mirip dengan yang dilakukan oleh terorisme Wahabi. Lihat saja ISIS. Atau upaya mengganti Pancasila dengan Khilafah. 

Coba tunjukkan selama Syiah di Indonesia (awal Islam di Indonesia) hingga sekarang. Adakah upaya penganut Syiah untuk mengubah ideologi NKRI? Tapi Wahabi di Indonesia, tidak usah lagi ditanyakan karena sangat Badihi.

Ah sudahlah Anda juga nggak akan ngerti apa yang saya omongin. Baiknya ikut kuliah Filsafat 2 sks dulu baru kita ngomong lagi. Anda juga nggak akan mau lagi mendengar saya karena gelar saya bukan LC (walau saya lulusan UIN Syarif Hidayatulah Ciputat). 

[catatan Dr Kholid Al-Walid, yang kami ambil dari WhatsApp Grup; Jumat, 13 November 2015, jam 10.00]

 

Sun, 29 May 2016 @16:56

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved