Rubrik
Terbaru
Telegram Misykat
image

.

YouTube Misykat TV
image

.

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO KAJIAN ISLAM

TATA CARA SHALAT

Minat beli buku klik covernya
image

 

Flash Disk OTG Kajian Islam
image

.

Facebook Misykat
image

.

BAHAN BACAAN (Buku PDF)
image

 

Syiah Beda Dengan Rafidhah

image

Sedikit catatan saya tentang Rafidhah. Perlu diketahui bahwa kaum takfiri selalu berupaya mengaburkan makna dengan cara menyepadankan Syiah dengan Rafidhah. Tidak hanya itu, istilah Rafidhah juga digeser maknanya jauh sekali menjadi "orang yg suka mencaci Abubakar, Umar, dan Utsman". Padahal, sejauh yang saya tahu, secara historis istilah Rafidhah ini terkait dengan beragam fenomena.

Ibn A'tsam dan Ali bin Yunus al-'Amili mengatakan bahwa Rafidhah adalah sebutan yg dilontarkan Bani Umayah kepada para pengikut Ali bin Abi Thalib. Sementara, Nashr bin Muzahim menyatakan bahwa Rafidhah adalah orang-orang yang bangkit melawan para penguasa zalim.

Sedangkan riwayat lainnya mengaitkan Rafidhah dengan sikap sebagian pengikut Zaid bin Ali yang memilih untuk meninggalkan Zaid. Sebagian riwayat tidak menyebutkan alasan mereka meninggalkan Zaid. Namun, sebagian lainnya menyebutkan alasannya, tetapi dengan perbedaan yang kontras.

Salah satu riwayat menyatakan bahwa alasan mereka adalah dikarenakan Zaid enggan menolak kekhalifahan Abubakar dan Umar. Namun, berbeda dengan ini, menurut Thabari alasan mereka meninggalkan Zaid adalah dikarenakan mereka lebih memilih untuk berwilayah kepada Imam Ja'far sepeninggal ayahnya, Imam Baqir. Tidak ada kaitannya dengan Abubakar dan Umar.

Dengan demikian, terlalu dini ketika istilah Rafidhah dimaknai sebagai pencaci Abubakar, Umar, dan Utsman. Kalaupun maknanya ingin dipersempit seperti itu, istilah Rafidhah juga tidak tepat disepadankan dengan Syiah.

Riwayat berikut menegaskan hal ini: Al-'Uqaili meriwayatkan dari isnadnya bahwa Isa bin Yunus berkata, "Aku tak pernah menyaksikan A'masy tunduk kecuali sekali, yaitu ketika ia menyampaikan hadis ini: Ali berkata, 'Aku adalah pembagi neraka.'

Sampailah berita ini kepada beberapa tokoh Ahlusunnah, sehingga mereka mendatanginya dan berkata, 'Mengapa kau sampaikan hadis yang menguatkan orang-orang Rafidhah, Zaidiyah, dan Syiah?'

Ia menjawab, 'Aku mendengarnya, lalu aku sampaikan.' Mereka berkata, 'Apakah semua yang kau dengar harus kau sampaikan?!'" Isa bin Yunus lalu berkata, "Maka, aku menyaksikannya tunduk pada hari itu." (Adh-Dhu'afa' Al-Kabir, jil. 3, hal. 416).

Dari riwayat di atas terlihat jelas bahwa Syiah dibedakan dari Rafidhah. Berikut ini teks aslinya:

حدثنا محمد بن إسماعيل قال حدثنا الحسن بن على الحلواني حدثنا محمد بن داود الحداني قال سمعت عيسى بن يونس يقول ما رأيت الأعمش خضع إلا مرة واحدة فإنه حدثنا بهذا الحديث قال علي : ( أنا قسيم النار ) فبلغ ذلك أهل السنة فجاءوا إليه فقالوا : أتحدث بأحاديث تقوي بها الروافضة والزيدية والشيعة ؟! فقال : سمعته فحدثت به فقالوا : فكل شيء سمعته تحدث به ؟! قال : فرأيته خضع ذلك اليوم .

Wallahu a'lam.


(M. Anis adalah dosen UGM dan UIN Sunan Kali Jaga, Yogyakarta)

Sun, 16 Feb 2020 @06:35

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved