AUDIO KAJIAN ISLAM

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BAHAN BACAAN
PENGUNJUNG

Flag Counter

Jalaluddin Rakhmat: Yang Kami Takuti adalah Dipisahkan dari Orang-orang yang Dicintai Rasulullah saw

image

Ketua Dewan Syura Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) Ustadz Jalaluddin Rakhmat dalam kegiatan Majelis Wiladah Fathimah Azzahra mengawali ceramahnya dengan menyebutkan kejadian penyerangan kaum intoleran kepada pengikut Syiah yang merayakan hari lahir Sayyidah Fathimah di Bangil dan Riau.

Dalam ceramahnya, anggota DPRI RI ini menyebutkan bahagia dan menangisi orang yang dicintai oleh Rasulullah saw adalah bentuk cinta. Dalam rangka menunjukkan kecintaan itu kaum Muslim Syiah yang juga pecinta Ahlulbait senantiasa mengekspresikan dalam bentuk kegiatan bersama seperti Maulid Nabi, Wiladah Fathimah, Wiladah Ali bin Abi Thalib, peringatan duka cita Al-Husain (Asyura), dan Ghadir Khum.  

"Yang kami takuti adalah kami dipisahkan dari orang-orang yang dicintai oleh Rasulullah. Kami tidak takut serangan dari orang yang benci dengan Syiah. Yang kami takutkan adalah dipisahkan dari orang yang kami cintai, yaitu Rasulullah saw dan Keluarga Nabi," katanya.

Ustadz Jalal menyatakan bahwa pengikut mazhab Syiah di Riau dan Bangil kemarin diserang oleh kaum intoleran hanya karena mengungkapkan kecintaannya kepada Rasulullah dan keluarga Nabi dalam bentuk perayaan hari ulang tahun Sayyidah Fathimah Azzahra.

Al-Hakim

Selain mengomentari kasus serang kaum intoleran, Ustadz Jalal menguraikan sosok ulama sekaligus muhadis Al-Hakim An-Nisaburi yang memuat hadis-hadis keutamaan Ahlulbait. Salah satu hadis yang dimuat Al-Hakim adalah hadis Ghadir Khum dan keutamaan Ali bin Abi Thalib dalam kitab Mustadrak.

Karena memuat hadis-hadis itu maka Al-Hakim diserang oleh orang-orang yang benci Syiah dan dianggap Syiah. Padahal, seluruh ulama Ahlussunah mengakui Al-Hakim seorang Ahlussunah karena memuat keutamaan sahabat Abu Bakar, Umar, dan Utsman. Disebutkan oleh Ustadz Jalal bahwa Al-Hakim menulis kitab tentang keutamaan Sayyidah Fathimah Azzahra yang menyebutkan berbagai keutamaannya.

Pernah suatu saat Al-Hakim diminta untuk meriwayatkan hadis keutamaan Muawiyah bin Abu Sufyan. Namun, Al-Hakim menyebutkan tidak terlintas dari pikirannya untuk menyampaikan hadis tentang Muawiyah.

Ustadz Jalal di akhir ceramah membagikan uang dari sakunya beserta buku kepada jamaah yang bisa jawab kuis seputar Sayyidah Fathimah. Pihak tamu dari Iran pun ikut memberikan hadiah untuk jamaah. Suasana penuh tawa karena setiap orang yang menjawab kuis langsung dapat hadiah. Bisa dipahami karena majelis Wiladah Azzahra adalah momentum berbagi kebahagiaan sebagai bentuk sukacita atas lahirnya putri Rasulullah saw.

Sekira jam 13.30, acara diakhiri dengan doa oleh Abu Ali dan Ustadz Miftah Rakhmat. Kemudian para jamaah bersalaman sambil melantunkan shalawat dan menyantap hidangan yang diberikan secara gratis. Beruntung saya hadir meski tidak dapat buku Sayyidah Fathimah.

Hatur nuhun.... Moga saya bisa kembali hadir dalam acara-acara kecintaan kepada Rasulullah saw dan keluarga Nabi. Jujur saya tidak menemukan segala tudingan yang selama ini disematkan kepada kaum  Muslimin Syiah. (Ikhwan Mustafa/ misykat.net)

Sat, 2 Apr 2016 @19:58

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved