MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Islam IJABI, Bagaimana?

image

IJABI merupakan wadah awallun penghimpun Pecinta Syiah Ali, Pengikut Ahlul Bait yang tampak ketika itu centang perenang. Lahirnya IJABI yang dibidani oleh Maha Guru Kita, UJR (Ustadz Jalaluddin Rakhmat), dan berlatar tempat yang menyejarah pula: Asia Afrika Building.

Ormas bentukan Cendekiawan Muslim dan Sains ini layak diperhitungkan, dicintai, dilestarikan, dan tentunya disejajarkan dengan ormas lawas. Belum banyak masyarakat kota besar yang kenal dengan IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia).

Akan tetapi, di pelosok, masyarakat paham. Hingga menyebut aktivisnya, yang mereka amati karena "mendahulukan akhlak daripada fikih" dengan sebutan Islam IJABIIslam Muhammadiyah...its ok. Islam NU....its ok. Islam IJABI, bagaimana?

Jika bicara IJABI, pastinya tidak akan lepas di benak dan hati kita akan UJR. Hingga memang sulit berlepas diri dari IJABI secara emosional. Walau raga sudah terpisah jauh. Kualitas yang dibutuhkan IJABI, bukan kuantitas. Jika ingin mencari sesuap nasi, bukan di IJABI tempatnya. Hingga banyak yang frontal dan lari ke tempat lain untuk sambil menyelam minum air. Itulah hebatnya IJABI.

Saya mengagumi UJR sejak kuliah di IAIN (UIN). Beliau mampu memukau mahasiswa di tabligh-tablighnya di luar kampus. Sangat berbeda dengan gaya almarhum Bang Imad yang ketika itu juga seleb kampus seperti UJR. UJR sangat membumi, logis, dan kritis. UJR lebih sering menampilkan sahabat Ali dibanding Bang Imad sahabat Umar. Itu salah satu materi UJR dan Bang Imad yang mendatangkan perenungan.

Di perpustakaan kampus, sangat sulit mendapatkan buku tentang Ali as, tapi tentang Umar sangat mudah dan banyak. Itu juga yang membuat perenungan. Hingga akhirnya menjadikan kami yang terbentur itu mencintai AB (Ahlul Bait). Dengan argumen yang logis: mengapa harus becermin dengan kaca yang buram jika memiliki cermin dengan kaca yang jernih?

Sebagai bentuk takzim kepada UJR, kami lakukan dengan berpartisipasi pada ormas IJABI. Mengenalkan dalam bentuk RA/TPA yang kini sudah wasalam karena kendala biaya. Demikian singkat cerita.[]

(Dikirim oleh Ibu Siti dalam WhatsApp Group Misykat, 30 Juli 2016)

Sun, 31 Jul 2016 @13:03

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved