AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

Minat beli buku klik covernya
image

 

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Benarkah Puasa Nisfu Syaban itu Sunah?

image

Pertanyaan:

Asslamualaikum. Admin, ini ada yang ditanyakan untuk Assatidz Misykat. Di tempat kami ada kebiasaan acara Nisfu Syaban dan melaksanakan puasa Sunah. Benarkah itu ada dalilnya dalam Islam? Mohon kiranya berkenan untuk dijelaskan dalil atau rujukan tentang puasa nisfu syaban dan ritual malamnya! (Budi Fajar, Bandung)

JAWABAN:

 Wa'alaikumussalam. Terima kasih Bapak sudah berkirim pertanyaan kepada kami. Yang kami ketahui bahwa banyak hadis tentang perintah puasa sunah pada tanggal 13, 14, 15 setiap bulan Hijriyah. Puasa itu disebut dalam fikih sebagai puasa Ayyaamul Biidh. Kami ingin mengajak Anda untuk berpikir jernih saja. Mungkinkah semua puasa pada tanggal 15 setiap bulan yang sunah itu berubah menjadi bid’ah kalau dilakukan pada bulan Sya’ban? Tentu ketentuan sunah, yaitu puasa Ayyaamul Biidh, itu tetap sunah alias tidak akan berubah hukum. Karena itu, puasa tanggal 15 bulan Sya'ban hukumnya sunah.

Di bawah ini kami cantumkan hadis-hadis tentang dianjurkan puasa pada bulan Sya’ban dan khususnya berpuasa pada hari Nishfu Sya’ban.

Dari Ummu Salamah: Aku tidak melihat Nabi Saw berpuasa dua bulan terus menerus kecuali Sya’ban dan Ramadhan (Al-Taj al-Jami’al-Ushul 2:93).

Dari “Aisyah: Aku tidak melihat Rasulullah saw menyempurnakan puasanya sampai sebulan kecuali di bulajn Ramadhan, dan aku tidak melihatnya paling banyak berpuasa kecuali di bulan Sya’ban (Al-Taj al-Jami’ al-Ushul 2:93).

Nabi Muhammad saw bersabda: Apabila datang malam Nishfu Sya’ban, salatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya (Sunan Ibn Majah 1:444).

Nabi Muhamad Saw bersabda: Siapa yang berpuasa pada hari Nishfu Sya’ban, ia memperoleh pahala seperti berpuasa dua tahun: tahun yang lalu dan tahun yang akan datang (Kanz al-‘Ummal 14:178, h. 38293).

Karena itu, sambutlah malam Nishfu Sya’ban dengan mendekatkan diri kepada Allah. Hidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan salat malam dan perkhidmatan kepada sesama manusia. Isilah siang harinya dengan berpuasa dan amal saleh lainnya. Misalnya berbagi makanan atau bersedekah pada orang-orang yang kekurangan secara ekonomi. Kemudian setiap selesai shalat fardhu, usahakan untuk mendoakan kaum Muslimin Indonesia dan negeri lainnya.

Lakukanlah ibadah puasa sunah pada bulan Sya'ban untuk keberkahan dan harapan amal yang akan menyelamatkan Anda di akhirat. Doakan juga bangsa kita dan orang-orang yang sakit agar cepat sembuh serta kembali sehat wal aafiyat. 

Hanya itu yang kami sampaikan. Bapak bisa mengkaji kembali pada buku-buku, atau silakan bertanya kepada para ulama dari kalangan Nahdliyyin (NU) dan Ijabiyyun (IJABI). Karena merekalah yang biasanya melaksanakan ibadah puasa sunah Sya'ban. Terima kasih. *** 

(Abu Misykat)



Sat, 4 Apr 2020 @10:16

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved