Minat beli buku klik covernya
image

 

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Berbaik Sangka Atas Musibah

image

Tahun kemarin kita melihat betapa nelangsanya saudara-saudara kita yang mengalami musibah berupa banjir, gempa, gunung meletus, badai, dan lainnya. Terakhir, kita juga melihat melalui media tentang peristiwa yang sama. 

Memang, yang paling membuat kita harus trenyuh dan miris dalam hati, bukan saja musibah berbentuk fisik atau hilangnya barang dan harta akibat banjir, kebakaran, pembunuhan, tapi hilangnya moralitas para pejabat yang pada saat krisis pun tak masih tetap berupaya menguntungkan diri sendiri. Apalagi menjelang pilkada, hampir semua calon menampangkan dirinya, seolah-olah merekalah yang akan menjadi “pahlawan” yang bisa membereskan semua persoalan negeri ini. Entah, apakah mereka semua ‘ngeh’ dengan musibah yang terjadi sekarang ini atau justru mau menambah lagi “musibah”? 

Meski memang itu semua adalah sebuah musibah, tapi kita tak boleh menyalahkan takdir. Kita harus mulai introspeksi dan melihat lingkungan sekitar serta faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya bencana tersebut. 

Namun yang paling penting, bukan sekedar mengetahui sebab-musabab datangnya musibah dan penanggulangannya, tapi juga harus mengambil hikmah dibalik semua kejadian tersebut. 

Bila kita menelusuri tugas apa yang diemban manusia di dunia in? Tentu akan dijawab menjadi khalifah atau makhluk Allah yang diberi kemampuan mengelola, merawat, dan  melestarikan alam ini sekaligus mendayagunakannya dengan baik. Jika manusia sebagai khalifah tak mumpu mengelolanya dengan baik, akan muncul musibah-musibah dari hukum alam ini yang susah sekali untuk mengelakkannya. 

Dalam al-Quran, munculnya musibah tak seluruhnya akibat ulah manusia. Namun, alam pun terlibat juga. Sekadar contoh, angin yang berhembus mendistribusi awan (QS al-Baqarah/2:164) dan menyebabkan penyerbukan dalam dunia tumbuh-tumbuhan (Q.S. al-Kahfi/18:45), tiba-tiba tampil begitu ganas memorak-porandakan segala sesuatu yang dilewatinya (QS Fushshilat/41:16). Atau gunung-gunung asalnya diposisikan sebagai pasak bumi (QS al-Naba'/78:7), tiba-tiba memuntahkan debu, lahar panas, dan gas beracun (QS al-Mursalat/77:10). 

Musibah menimpa bukan saja kepada yang berdosa, tapi orang yang beriman pun kena. Apakah ini azab dari Allah swt? Marilah kita hindarkan anggapan bahwa ini merupakan azab atas dosa-dosa yang diperbuat para korban sendiri. Sebab ketika menganggap ini azab, maka bagi korban yang menderita akan mendapatkan kesusahan dua kali: musibah itu sendiri dan buruk sangka sehingga membuat kita makin menderita. Azab Allah hanya menimpa mereka yang durhaka dan tidak bagi  mereka yang saleh.  Sedangkan musibah atau bala bencana tak membedakan satu sama lainnya. Sekedar contoh yaitu, banjir besar (atau tsunami pertama) yang ditimpakan pada umat Nabi Nuh; bencana alam dahsyat berupa suara yang menggemuruh yang dialami umat Nabi Syu'aib; tanah longsor dahsyat ditimpakan kepada umat Nabi Luth.

Lalu, bagaimana kita menyikapi musibah yang di luar kemampuan manusia untuk mengelolanya? Kesatu, kita maknai bahwa peristiwa musinah yang terjadi semata-mata ujian dari Allah. Ujian ini hadir sebagai upaya yang akan menaikkan derajat keimanan kita. Kedua, setiap ujian harus dhadapi dengan kesabaran. 

Ketiga, seberat apa pun ujian yang berupa musibah alam raya ini harus yakin bahwa Allah pasti sudah proprosional dalam memberikan ujiannya dan tidak akan melebihi kesanggupan orang yang tertimpanya. Keempat, apapun bentuk musibah yang di derita seorang muslim, baik itu berupa kesusahan, penderitaan maupun penyakit, Allah akan menghapus sebagian kesalahan dan dosanya. 

Kelima, bagi kita yang tidak mengalami musibah, hendaknya menjadikan peristiwa tersebut sebagai momentum untuk berdoa dan membantu. Berdoa agar musibah yang menimpa negeri tercinta ini berdampak kebaikan dan sadar tentang perlunya hidup selaras dengan alam.

Mohon maaf, hanya ini yang bisa saya lakukan. Hanya renungan dan doa. Belum bisa bantu dalam bentuk dana. (ahmad sahidin)

Mon, 16 Mar 2020 @09:44

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved