Rubrik
Terbaru
RSS Feed
AUDIO KAJIAN ISLAM

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BAHAN BACAAN
PENGUNJUNG

Flag Counter

Istighashah dan Muharraman: Asyura di Cirebon

image

Selasa siang, 11 Oktober 2016, bertempat di sebuah hotel di jalan Wahidin Sudirohusodo, Cirebon, digelar acara Istighasah dan Muharraman. Ruang kapasitas sekira dua ribu itu padat. Acara diawali dengan pengajian dan pembacaan dzikir yang dipandu oleh kiai-kiai sepuh di Cirebon: KH Zaelani (Ponpes Buntet), KH Ibrahim Rozi (Syuriah Nahdlatul Ulama), KH Jajuli (Ponpes Kaliwadas), KH Syamsuddin (Ponpes Plered), KH Nasiruddin (Ponpes Plered), dan KH Nuruddin Siraj (tokoh Nahdlatul Ulama). Kang Jalal (KH Jalaluddin Rakhmat) selaku tokoh Islam nasional dan anggota DPR RI pun turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kang Jalal duduk bersama para kiai sepuh dan menyimak pembicaraan para kiai sepuh.

Selesai istighashah, dilanjutkan dengan acara Muharraman. Di panggung, terdapat baliho Macan Ali sebagai lambang “sakral” masyarakat Cirebon. Sebelah kiri dan kanan terpampang kaligrafi nama Keluarga Rasulullah saw.

Pembawa acara membuka acara dengan pembacaan Al-Quran, shalawat, dan lagu Indonesia Raya. Pembacaan Al-Quran dan shalawat disampaikan oleh mahasiswa PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) Cirebon. Berlanjut dengan pembukaan dari Ustadz Miftah Rakhmat yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kiai sepuh, mahasiswa, dan masyarakat Islam Cirebon yang bekerjasama dalam penyelenggaraan Istighashah dan Muharraman.

Acara inti Muharraman diisi dengan tarian topeng yang mengekspresikan gejolak dan tragedi pembantaian cucu Rasulullah saw: Al-Husain beserta keluarganya di Karbala, Irak. Yang terjadi tanggal 10 Muharram 61 H./10 Oktober 680 M. Berlanjut dengan lantunan syair berbahasa Sunda dengan iringan seruling dan kecapi.

Di akhir lantunan, Kang Jalal naik panggung membacakan narasi sejarah. Rangkaian peristiwa yang disampaikan dimulai peristiwa Isra Miraj, nasib Abu Thalib dan Khadijah, hijrah hingga Ghadir Khum dan peristiwa heroik di Karbala, Irak. Yang menarik dari pembacaan narasi itu disisipi dengan doa dan shalawat kemudian syair-syair duka cita. Ditutup dengan doa dari Ustadz Miftah dan bersalaman dengan jamaah. Acara yang dimulai jam satu siang ini berakhir jam lima sore. Acara berjalan dengan lancar dan sukses.

Memang dalam media online banyak berita beredar bahwa kaum takfiri melakukan pelarangan asyura di berbagai tempat. Namun, asyura tetap terselenggara di Jakarta, Kendari, Semarang, dan lainnya. Bahkan di Bandung telah dimulai tanggal satu Muharram hingga sepuluh. Tempatnya pun berganti-ganti: Kiaracondong, Cicalengka, Lembang, Martanegara, Rancaekek, dan lainnya. Dan puncaknya di Cirebon. Alhamdulillah bisa bergabung dalam acara Asyura Husaini yang diselenggarakan Pengurus Pusat Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (PP IJABI). Hatur nuhun.

(Ikhwan Mustafa)      


Wed, 12 Oct 2016 @21:47

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved