Rubrik
Terbaru
Media Kajian

Fanpage Facebook MISYKAT

YouTube Channel Misykat TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Nabi Musa as, Ahok, dan Babi

image

Alkisah, Nabi Musa as bermunajat kepada Allah di Bukit Sinai. Ia bertanya: “Tuhan, siapakah pendampingku di surga nanti?” Allah Swt menjawab dengan menyebut satu nama lengkap dengan alamatnya. Nabi Musa as pun turun dari Thursina mencari orang itu. Ia sampai ke desa yang dituju. Ia dapatkan orang yang dimaksud itu ternyata anak muda.

Setelah menerima Nabi Musa as, ia masuk ke ruang dalam. Beberapa saat kemudian ia keluar membawa babi kemudian membersihkannya, memeluknya, dan menciuminya. Kemudian ia masuk lagi ke dalam dan keluar lagi membawa babi yang lebih besar. Sekali lagi ia melakukan hal yang sama pada babi yang digendongnya.

Nabi Musa as heran dan bertanya: “Aneh betul perilakumu. Bukankah babi itu najis?” Anak muda itu berkata: “Kedua ekor babi ini orangtuaku. Mereka dihukum Tuhan karena dosa-dosanya. Tetapi dosa itu urusan mereka dengan Tuhan. Urusanku dan kewajibanku ialah merawat, menjaga, dan menyayangi mereka.” 

Allah Swt mewahyukan pada Nabi Musa as: “Inilah satu contoh bagaimana aku selamatkan orang tua karena kebajikan anaknya. Aku sudah memindahkan posisi orang tuanya dari neraka ke surga karena kesalehan dan doa anaknya.”

Bagi saya, sekiranya Ahok berdosa seperti anggapan orang, itu urusan dia dengan Tuhannya. Kewajibanku ialah merawat, menjaga, dan melindungi, serta menyayangi rakyat dan negeriku: Indonesia.

(Dikirim oleh Anwar Djabir dalam WhatsApp Group)

Fri, 4 Nov 2016 @13:24

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved