BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Dosa Berpengaruh dalam Kehidupan (3) [KH Jalaluddin Rakhmat]

image

Apa saja yang memutuskan silaturahmi? Memutuskan silaturahmi, yaitu mencaci maki orang, marah-marah atau menahan harta untuk tidak kita berikan untuk membantu dia. Itu akan mempercepat kematian.  Penelitian ilmiah membuktikan kalau saudara marah maka akan cepat mati, kalau tidak percaya saudara di bulan Ramadahan biasanya rada sensitif. Setiap hari saudara marah dan insya Allah sebelum habis Ramadhan kami akan mengantarkan jenazah saudara karena marah-marah akan mempercepat kematian.

Saya menemukan kutipan: kalau kamu marah, satu menit kemarahan itu menghancurkan 60 detik kebahagiaan. Boleh dihitung satu menit kemarahan itu menghancurkan 60 detik kebahagiaan, detik-detik kebahagiaan akan hancur. Bayangkan kalau marahnya satu jam berarti Anda menghancurkan 3600 kebahagiaan.

Di bulan ini kita usahakan untuk menahan marah pada saat kita secara fisik memang sangat sensitif dan mudah marah. Sekarang kalau Anda mau marah, ingat nyawa Anda terancam. Termasuk juga orang yang memelihara permusuhan juga akan cepat mati.

Saya punya sebuah buku yang menceritakan bagaimana kemarahan kebencian mempercepat kematian kita. Tergantung bagaimana kematian juga ukurannya. Ini kita akan bicarakan pada waktu yang akan datang.

Berikut inirincian dosa-dosa yang ada dalam doa Kumayl, yang saya kutip dari Imam Ja’far Ash-Shadiq as dari kitab Ma’anil Akhbar Asyaikh Ashaduq (halaman 269-271).

Adzdzunuubu Alladzi tughayyirun ni’am, albaghyu. Dosa-dosa yang akan mengubah kesenangan kita jadi penderitaan, mengubah nikmat Allah menjadi nikmat, menjadi bencana, adalah al-baghyu. Definisi al-baghyi, dalam kamus-kamus disebutkan bisa berbuat aniaya, berbuat dzalim. Tapi karena nanti ada kata dzalim juga di sini pada nomor tiga ini, maka al-baghyu, di sini itu ialah menganiaya atau menyakiti hati orang atau tingkah laku yang melanggar batas. Kata al-baghyu sendiri artinya melanggar batas.

Fa in baghat ihdaahumaa alal ukhra faqaatilullatii tabghi hatta tafiia ilaa amrillah. Kalau ada satu kelompok Islam bertempur. Bisa saja dua orang Islam itu berkelahi, tapi tetap al-Quran menyebutnya mukmin. Al-Quran tidak menyebutnya kafir. Kita saja kalau kita sebut orang Islam yang tidak sepaham kita sebut kafir, tapi al-Quran menyebutnya mukmin.

Wa in thaaifataani minal mu’miniinaqtataluu fa ashlihuu bainahuma, fa in baghat. Dan kalau salah satu di antaranya melanggar batas. Perbuatan melanggar batas itu akan menyebabkan berubahnya nikmat.

Dosa-dosa yang menimbulkan penyesalan terus-menerus adalah membunuh. Dosa-dosa yang menyebabkan turunya bencana adalah kedzaliman. Dosa yang meruntuhkan penjagaan kita. Kita ini sebetulnya dijaga oleh Allah. Katanya ada 70 kali penjagaan, kalau sekali minum khamar runtulah seluruh penjagaan itu. Dosa-dosa yang menghambat rizki, yang mengurangi rizki itu zinah. Dosa-dosa yang mempercepat kematian adalah memutuskan silaturahmi.  Dosa-dosa yang menghambat sampainya doa dan menjerumuskan dalam jurang hawa nafsu ialah durhaka kepada orangtua. (tamat)

[Naskah ditranskrip oleh Ade Saepulloh dari Kajian Islam bersama Dr. KH. Jalaluddin Rakhmat, M.Sc]

Sun, 20 Nov 2016 @14:56

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved