Rubrik
Terbaru
PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

FACEBOOK & WHATSAPP

Fanpage Komunitas Misykat

WhatsApp Group: Kajian Islam

BERBAGI BUKU

Silakan tulis nama, alamat, dan WhatsApp pada KONTAK

BAHAN BACAAN

Adzan Hayya Ala Khairil Amal Dalam Kitab Sunni [by Muhammad Bhagas]

image

Ada yang berpendapat bahwa lafaz hayya 'ala khairil 'amal dalam adzan adalah bid'ah yang dibuat oleh Syi'ah. Karena bid'ah, apalagi buatan Syi'ah, maka hal itu terlarang dalam hal ibadah. Benarkah demikian?

Dalam kitab hadits di sisi Sunni yakni Sunan Al-Kubra karya Al-Baihaqi (w. 458 H), jld. 1, hlm. 792, riwayat no. 1991 dan no. 1992, berikut:

١٩٩١- أخبرنا أبو عبد الله الحافظ وأ بو سعيد بن أبي عمرو قالا ثنا أبو العباس محمد بن يعقوب ثنا يحيى بن أبي طالب ثنا عبد الوهاب بن عطاء ثنا مالك بن أنس عن نافع قال : كان بن عمر يكبر في النداء ثلاثا ويشهد ثلاثا وكان أحيانا إذا قال حي على الفلاح قال على أثرها حي على خير العمل...

Dengan sanad sampai kepada Nafi' yang berkata bahwa Ibn 'Umar... terkadang jika telah mengucapkan hayya 'alal falah maka setelahnya ia mengucapkan hayya 'ala khairil 'amal...

١٩٩٢ - كما أخبرنا أبو عبد الله الحافظ أنا أبو بكر بن إسحاق ثنا بشر بن موسى ثنا موسى بن داود ثنا الليث بن سعد عن نافع قال : كان بن عمر لا يؤذن في سفره وكان يقول حي على الفلاح وأحيانا يقول حي على خير العمل...

Dengan sanad kepada Nafi' yang berkata bahwa Ibn 'Umar... jika telah mengucapkan hayya 'alal falah, terkadang setelahnya mengucapkan hayya 'ala khairil 'amal...

Status riwayat

Pada catatan kaki riwayat no. 1991, muhaqqiq kitab yakni Islam Manshur 'Abdul Hamid berkomentar: صحيح لغيره  (Shahih lighairih). Sedangkan pada catatan kaki riwayat no. 1992, muhaqqiq kitab berkomentar: صحيح (Shahih).

Riwayat shahih tersebut menunjukkan bahwa sahabat Nabi Muhammad Saw, yakni Ibn 'Umar ra mengucapkan lafaz "hayya 'ala khairil 'amal" ketika adzan. Apakah mereka akan menghujat bahwa Ibn 'Umar ra berbuat bid'ah? Karena itu, jika mereka menghujat Syi'ah hanya karena lafaz adzan tersebut, maka itu sama seperti menghujat sahabat Nabi Saw juga. Kita berlindung kepada Allah Ta'ala dari kecutian nalar.

Referensi:

Abi Bakr Muhammad bin Al-Husain bin 'Ali Al-Baihaqi (w. 458 H), Sunan Al-Kubra, tahqiq oleh Islam Manshur 'Abd Al-Hamid, juz 1 (Kairo: Dar Al-Hadits, 1429 H/2008 M), riwayat no. 1991 dan no. 1992, hlm. 792.

(Muhammad Bhagas, Pengkaji Mazhab Syiah dan Sunni)

 

 

 

Sat, 14 Jan 2017 @13:36

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved