Rubrik
Terbaru
MEDSOS Misykat

Fanpage Facebook  MISYKAT

YouTube Channel  MISYKAT TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO KAJIAN ISLAM

Informasi MISYKAT

Redaksi www.misykat.net menerima artikel/opini/resensi buku. Kirim via e-mail: abumisykat@gmail.com

TATA CARA SHALAT

Buku Islam terbaru
image

 

BAHAN BACAAN

Apa yang Dilakukan Imam Ali setelah Saqifah?

image

Kita sering mendengar pernyataan bahwa jika Imam Ali bin Abi Thalib as adalah yang berhak atas kepemimpinan umat: kenapa Beliau as tidak menuntutnya dan merebutnya kembali?

Dalam kesempatan kali ini saya akan menukil salah satu riwayat shahih dalam kitab Rijal al-Kasyi yang sedikit mungkin bisa menggambarkan kondisi ketika itu, di mana hanya tiga orang yang selalu setia, loyal terhadap Imam Ali as.

Begitu banyak sahabat Nabi dan tentunya juga mendengarkan hadits ghadir, tetapi hanya sedikit sekali yang berpegang teguh kepadanya. Kita bisa bayangkan kesedihan Imam Ali as menghadapi kondisi seperti itu.

Mereka bersumpah ingin membai'at Imam Ali, ketika Imam Ali uji mereka hanya tiga orang yang mentaatinya. Lalu dengan hanya tiga orang sahabat, apakah pertanyaan di atas masih relevan ditanyakan?

Berikut ini riwayatnya

محمد بن إسماعيل، قال حدثني الفضل بن شاذان، عن ابن أبي عمير عن وهيب بن حفص، عن أبي بصير، عن أبي جعفر عليه السلام قال: جاء المهاجرون والأنصار وغيرهم بعد ذلك إلى علي عليه السلام فقالوا له: أنت والله أمير المؤمنين وأنت والله أحق الناس وأولاهم بالنبي عليه السلام هلم يدك نبايعك فوالله لنموتن قدامك! فقال علي عليه السلام: ان كنتم صادقين فاغدوا غدا علي محلقين فحلق علي عليه السلام وحلق سلمان وحلق مقداد وحلق أبو ذر ولم يحلق غيرهم؛ ثم انصرفوا فجاؤوا مرة أخرى بعد ذلك، فقالوا له أنت والله أمير المؤمنين وأنت أحق الناس وأولاهم بالنبي عليه السلام عليه السلام هلم يدك نبايعك فحلفوا فقال: إن كنتم صادقين فاغدوا علي محلقين فما حلق إلا هؤلاء الثلاثة قلت: فما كان فيهم عمار؟ فقال: لا؛ قلت: فعمار من أهل الردة؟ فقال: إنّ عمارا قد قاتل مع علي عليه السلام بعد ذلك

Dari Abu Bashir dari Abu Ja'far (Imam Baqir as) berkata: Orang-orang muhajirin, anshar, dan yang lainnya datang setelah peristiwa saqifah kepada Ali as, dan mereka berkata: Demi Allah anda adalah Amirul Mu'minin, dan Demi Allah anda adalah orang yang paling benar, dan paling dekat dengan nabi saw, ulurkan tanganmu agar kami dapat membai'atmu, dan demi Allah kami siap mati dalam membelamu.

Dan Ali as berkata: jika kamu orang-orang yang benar datanglah besok setelah mencukur kepala kalian (sebaga simbol perlawanan). Maka Ali mencukur kepalanya, begitu juga Salman, Miqdad, dan Abu Dzar, dan tidak ada seorang pun lagi yang melakukannya.

Kemudian mereka datang lagi untuk kedua kalinya setelah yang pertama dan mereka berkata, Demi Allah anda adalah Amirul Mu'minin dan Demi Allah kamu adalah orang yang paling benar, dan paling dekat dengan Nabi saw, maka ulurkanlah tanganmu agar kami bisa membai'atmu, dan merekapun bersumpah.

Maka Ali berkata: jika kalian adalah orang-orang yang benar maka datanglah besok setelah kalian mencukur kepala kalian, dan tidak ada yang mencukur kepalanya kecuali tiga orang itu.

Aku (Abu Bashir) berkata: apakah Ammar tidak ada di antara mereka? Imam menjawab: tidak. Aku berkata: apakah Ammar termasuk ahl al-riddah? Imam menjawab: Ammar berperang bersama Ali as sesudah itu.

Riwayat bersumber dari kitab Rijal Kasyi (Ikhtiyar Ma'rifatu al-Rijal, Syaikh Thusi) vol. 1 hlm. 38-39.  Riwayat ini dishahihkan oleh Sayyid al-Khu'i dalam kitab Mu'jam Rijal al-Hadits, vol.19, hlm.341. Riwayat ini juga mu'tabar menurut Syaikh Ashif Muhsini dalam Mu'jam al-Ahadist al-Mu'tabarah.[]

(Dikirim oleh Muhammad Kamal dalam WhatsApp Group Misykat)

Sun, 23 Apr 2017 @19:01

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved