Rubrik
Terbaru
MEDSOS Misykat

Fanpage Facebook  MISYKAT

YouTube Channel  MISYKAT TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO KAJIAN ISLAM

Informasi MISYKAT

Redaksi www.misykat.net menerima artikel/opini/resensi buku. Kirim via e-mail: abumisykat@gmail.com

TATA CARA SHALAT

Buku Islam terbaru
image

 

BAHAN BACAAN

Marifat Doa: Upaya Meraih Rahmat Ilahi (14)

image

Kalau kita melihat pola doa-doa yang ada di dalam al-Quran, maka kita akan menemukan ada tiga pola dalam berdoa. 

1. Do'a yang bersifat personal untuk memenuhi hajatnya sendiri. 

"Dan katakanlah Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku pd tempat masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku pd tempat keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu kekuasaan yang menolong" (QS 17;80). 

"Ya Allah janganlah Engkau biarkan aku sendirian dan Engkaulah sebaik-baik pemberi waris" (QS 21: 89). 

"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh dan jadikanlah aku memiliki buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian (QS 26:83-84). 

Melalui pola ini al-Qur'an mengajarkan kepada kita bahwa setiap orang dapat mengajukan permohonan berdasarkan hajat pribadinya apa pun itu.

2. Do'a personal untuk orang lain.

"Dan katakanlah Duhai Tuhan kasihlah kedua org tuaku sebagaimana mereka mengasihiku ketika aku kecil" (QS 17: 24). 

"Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan". (QS 71:28). 

Melalui pola ini al-Qur'an mengajarkan kita untuk mendoakan org selain diri kita sendiri. Dan itu tentu meliputi mereka yg masih hidup atau sdh meninggal dunia. Sehingga kita menyadari sampainya doa-doa kita utk org lain baik yang masih hidup maupun yang sdh meninggal dunia.

3. Do'a bersama untuk kepentingan bersama.

Pola ini ada pola yg paling banyak kita temukan di dalam al-Qur'an seakan al-Qur'an menganjurkan kita untuk berdoa bersama-sama demi kepentingan kaum muslimin. 

"Duhai Tuhan kami berikan pd kehidupan dunia kami kebahagiaan dan pd kehidupan akhirat kami kebahagiaan" (QS 2:201). 

"Duhai Tuhan kami jgn Engkau cabut dari hati kami setelah Engkau berikan kami petunjuk  dan anugerah kan lah bagi kami dari sisi-Mu kasih sayang sesungguhnya Engkau Maha Pemberi" (QS 3:8). 

"Duhai Tuhan kami sempurnakanlah cahaya kami dan berikanlah ampunan bagi kami" (QS 66:8). 

Karenanya tidak salah kita berdoa baik secara sendiri untuk diri sendiri atau orang lain ataupun doa bersama-sama demi kemaslahatan bersama kapan saja, baik ketika selesai sholat atau pun pada saat-saat lainnya. 

"Katakanlah: Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu suatu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri" (QS 34:46). 

(Dr Kholid Al-Walid, Dosen Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung dan STFI Sadra Jakarta)

 

Mon, 12 Jun 2017 @20:28

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved