Sayyid Fadhlullah: Penggunaan Obat Perangsang dalam Olahraga

image

Soal: Apakah penggunaan obat perangsang (doping) dibolehkan dalam kompetisi yang sportif? 

Jawab: Dibolehkan apabila dianggap sebagai pilihan independen yang dipilih oleh seorang manusia. Tetapi tidak dibolehkan dalam kompetisi yang sportif, yang menunjukkan sebuah kontrak antar kompetitor berdasarkan komitmen pada kondisi-kondisi khusus, di mana gerakan atlet berdasarkan tubuh normal dan kekuatan mandirinya yang terpisah dari elemen tambahan yang barangkali membuat gerakannya berlebihan, seperti dalam kasus penggunaan obat perangsang khusus.

Karena itu, seorang Muslim mesti memenuhi janjinya dan mesti loyal pada komitmennya, sepadan dengan bunyi hadis: "Orang-orang yang beriman setia pada janjinya." Berdasarkan hal di atas, penggunaan Obat perangsang oleh para atlet tidak dibolehkan. Mereka pun tidak bisa memperoleh medali atau piala apabila dilakukan dengan cara yang tidak sah.[]

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Mon, 10 Jul 2017 @19:08

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved