Antara Kurban dan Bangun Toilet Masjid

image

SOAL: Ada seorang teman (pengurus ormas) yang sudah lebih sepuluh tahun biasanya kurban dua sapi atau kerbau, tapi tahun ini tidak kurban. Bukan karena jatuh miskin malah menurut saya semakin kaya. Ketika saya tanyakan: "kenapa kamu gak kurban seperti biasanya?" Dia jawab: "tahun ini saya tidak kurban kerbau atau sapi, tapi saya akan kurban untuk membangun tempat wudhu (toilet wanita) untuk masjid, toh masjid sudah dapat kurban banyak."

Mendengar jawabannya saya hanya mlongo. Memang masjid belum punya tempat wudhu, khusus wanita. Dia risih kalau ada ibu-ibumau sholat di masjid harus wudhu di tempat laki-laki, dan nominal rupiahnya tentu lebih banyak untuk membangun tempat wudhu dari pada harga dua ekor sapi. Menurut Ustad, lebih utama mana kurban atau membangun toilet?


JAWAB:

Pilihannya sama seperti mana yang lebih baik, menambah kebaikan atau mengurangi kesalahan. Dari Imam Ali as kita diajarkan: ijtinab al-sayyi’at awla min iktisab al-hasanat. Membangun toilet masjid adalah menambah kebaikan. Ia tidak harus dipertentangkan dengan berkurban. Terkadang orang ingin pahala two in one. Bolehkah Ibu disertakan dalam wajib zakat? Jawaban saya: keterlaluan bila Ibu dimasukkan mustahik zakat. Membantu Ibu adalah kewajiban. Tidak harus ia dipertentangkan antara membantu Ibu dan menunaikan kewajiban seperti zakat.

Berkurban adalah ampunan dosa. Sekiranya orang tahu (besarnya) ampunan dosa dari berkurban: “lastadaanuu,” kata Imam Ali as. Orang akan berutang. Orang akan berlomba-lomba untuk berharap ampunan Allah Ta’ala. Bukankah Al-Quran mengingatkan: bersegeralah menuju ampunan Tuhanmu; wa saari’uu ilaa maghfiratin min rabbikum.

Ampunan Tuhan tidak dapat dibandingkan dengan apa pun juga. Dalam mazhab Ahlul Bait as, berkurban adalah pintu ampunan Tuhan. Setelah berkurban, yang dihadirkan setahun sekali, kewajiban kita untuk menjaganya dengan amal kebaikan. Memperbaiki sarana umum yang rusak adalah bagian dari menjaganya. Mohon dimaafkan. Du’aukum.[]

@miftahrakhmat

 

Sun, 3 Sep 2017 @15:56

AUDIO MISYKAT

BAHAN BACAAN
FACEBOOK MISYKAT
BERBAGI BUKU

 Silakan tulis nama, alamat lengkap, dan nomor WhatsApp pada KONTAK

Copyright © 2017 Misykat · All Rights Reserved