Taklif, Dewasa, dan Baligh

image

Tanya: Apa defnisi taklif itu?

Jawab: Taklif (kewajiban keagamaan) berarti bahwa manusia menjadi bertanggung jawab di hadapan Allah atas apa yang dilakukan dan apa yang ditinggalkannya. Ketika manusia sampai pada tahap memiliki tanggung jawab dihadapan Allah, maka dia berhak beroleh pahala atau siksa atas perbuatan taat atau maksiat yang dilakukannya.[]

  

Tanya: Apa perbedaan antara usia dewasa dan usia baligh? 

Jawab: Kedewasaan terbagi menjadi dua bagian. Pertama, terkadang dewasa berarti berakal, sebagai lawan dari kata gila. Orang gila kondisinya sama seperti orang yang belum baligh, yaitu bukan orang yang terkena beban taklif dalam memikul tanggung jawab (di hadapan Allah). Sebuah hadis mulia mengatakan, "Pena (pencatat amal perbuatan) tak digunakan pada anak kecil hingga dia mencapai masa akil baligh, dan oranggila hingga dia sembuh.”

Kedua, adakalanya pula kedewasaan berarti kemampuan. Maksudnya, kemampuan seseorang dalam mengatur urusannya sehingga dia mampu mengatur transaksi materi dengan orang lain dan mampu mengatur transaksinya itu sehingga sulit ditipu atau diperdaya untuk menyia-nyiakan harta atau menghancurkan hidupnya. 

Sesungguhnya tahap kedewasaan terkadang lebih lambat ketimbang tahap masa baligh dan masa taklif syar'i (pembebanan syariat). Sebab, tahap kedewasaan diperoleh melalui pergaulan dengan orang lain dan dalam mengatur urusan ekonomi serta kehidupannya. Persoalan ini berbeda dengan tanggung jawab dalam mengatur urusannya (sehari-hari) seperti makan, minum, bekerja, dan sebagainya.[] 

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Dunia Anak: Memahami Perasaan dan Pikiran Anak Muda. Bogor: Penerbit Cahaya, 2004)


Tue, 5 Sep 2017 @14:20

AUDIO MISYKAT

BAHAN BACAAN
FACEBOOK MISYKAT
BERBAGI BUKU

 Silakan tulis nama, alamat lengkap, dan nomor WhatsApp pada KONTAK

Copyright © 2017 Misykat · All Rights Reserved