Rubrik
Terbaru
PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

FACEBOOK & WHATSAPP

Fanpage Komunitas Misykat

WhatsApp Group: Kajian Islam

BERBAGI BUKU

Bagi yang ingin buku bacaan ISLAM silakan tulis nama, alamat, dan nomor WhatsApp pada KONTAK

BAHAN BACAAN

Lenyepaneun: Akhir Manusia

image

Semua manusia berakhir sama. Orang kaya dan miskin pun sama: berakhir dengan kematian dan dikuburkan. Setelah itu mereka dilupakan dan tidak ada.

Cendekiawan, ulama, murid, pengemis, presiden, menteri, direktur, dan lainnya pun sama. Orang yang hidup di dunia berakhir dengan kematian. Setelah itu tiada. Yang asalnya "tiada" (karena belum lahir) kemudian menjadi "ada" (melalui kelahiran ke dunia) dan kembali "tiada" (dengan kematian). 

Semua manusia berakhir. Ada kelahiran, kehidupan, dan kematian. Saling terkait dari awal menuju akhir. Sejarah memang demikian bagi penganut siklusisme. Perulangan yang tidak berujung. 

Nabi pun tidak abadi di dunia. Hanya ceritanya yang dikenang. Sosoknya dilupakan orang. Akan dihadirkan sosoknya kala butuh dengan figur. Kala butuh pembanding sekaligus mengukur tingkat dan derajat capaian kemanusiaan dan teladan. Lagi-lagi itu hanya dalam bentuk narasi berupa memori kolektif yang diwariskan turun temurun. Dan diikat  dalam tulisan, susunan ajaran, dan kitab-kitab yang disakralkan pengikutnya. Tentu kesahihannya diperdebatkan dalam kajian ilmiah. 

Manusia yang bukan Nabi pun hanya dikenang, tentu yang punya kontribusi atau kemanfaatan bagi manusia lainnya. Sebut saja para ilmuwan: mereka dibicarakan karena ada kontribusi. Pahlawan yang berjuang dibincang dan dikenang generasi demi generasi karena ada "sumbangan" nyawa dan raga bagi bangsa. 

Wilujeng wayah kieu. Mugia rahayu, cageur lahir sinareng batin. Hapunten samudaya kalepatan simkuring. Pidu'ana....

9-9-2017

@lenyepaneun

Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad

 

Sat, 9 Sep 2017 @12:39

Copyright © 2017 Misykat · All Rights Reserved