Rubrik
Terbaru
PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

MEDSOS ISLAM

WhatsApp: 0812-2391-4000

Fanpage: Komunitas Misykat

Twitter: Sekolah Islam Ilmiah

BERBAGI BUKU ISLAM

MISYKAT akan memberikan buku-buku ISLAM secara gratis. Silakan tulis nama, alamat lengkap, dan WhatsApp (aktif) pada KONTAK

BAHAN BACAAN

Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah: Menghadapi Masa Puber dan Baligh seorang Anak

image

Tanya: Biasanya masa puber dan baligh disertai guncangan jiwa dan fisik. Bagaimana cara mengubah kondisi ini menjadi sesuatu yang mudah bagi anak?

Jawab: Sesungguhnya masa baligh, yang dalam istilah ilmiah berarti (masa) kematangan organ reproduksi; ketika ia mulai bereaksi dengan menyalurkan hormon-hormon tertentu pada sebagian anggota tubuh sehingga menimbulkan dorongan seksual. Sebagian hormon itu berhubungan dengan jenis kelamin laki-laki dan sebagian lagi berhubungan dengan jenis kelamin perempuan.

Ada pun menurut istilah syariat, masa baligh adalah suatu tahap kematangan seksual yang dengannya masa taklif syariat dimulai, sehingga seseorang dianggap bertanggung jawab di hadapan Allah Swt dan memiliki konsekuensi dalam menjalankan semua ibadah dan kewajiban-kewajiban keagamaan.

Ada pun sekaitan dengan guncangan jiwa yang menyertai kondisi baligh, barangkali itu mengacu pada perubahan fisik yang mengejutkan anak dalam periode ini, sehingga menuntut perhatian khusus agar dia dapat menghadapinya dengan kesadaran dan menanggapinya dengan penuh hikmah. Perubahan ini menuntut kesiapan anak sebelum memasuki periode ini, melalui pembinaan yang berhubungan dengan perubahan-perubahan ini. Dan cara terbaik untuk itu adalah membekali anak dengan hukum-hukum fikih yang harus dijalankannya. Dengan demikian, kita telah memperkecil terjadinya masalah atau pun hal-hal yang tidak diinginkan.

Ada pun cara mengubah kewajiban taklif menjadi mudah bagi anak, hal ini bergantung pada metode pendidikan yang diterapkan sebelum memasuki masa baligh. Dengan cara membiasakan anak melakukan kewajiban-kewajiban keagamaan agar menjadi bagian dari kegiatan hariannya. Kita tak boleh memandang bahwa masa baligh merupakan masa awal dalam memberikan wejangan dan pengajaran.  Ya, pelaksanaan kewajiban tidak membutuhkan kesadaran dari pihak keluarga, yaitu kesadaran dalam memahami kebutuhan-kebutuhan pada tahap ini dan memenuhinya secara berimbang, agar anak tidak melampaui batas dan terjatuh pada kubangan hal-hal yang bersifat negatif.[]

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Dunia Anak: Memahami Perasaan dan Pikiran Anak Muda. Bogor: Penerbit Cahaya, 2004)

Sat, 16 Sep 2017 @19:22

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved