AUDIO MISYKAT

TATA CARA WUDHU

TATA CARA SHALAT

TATA CARA TAYAMUM

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK: Komunitas Misykat

BAHAN BACAAN

Sayyidah Fatimah al Zahra [by Dr. H.M. Zuhdi Zaini, M.A]

image

Sayyidah Fatimah al Zahra dilahirkan pada tanggal 20 Jumadil Akhir tahun 45 dari kelahiran nabi Muhammad saw, atau lima tahun setelah beliau diangkat menjadi nabi dan rasul.

Detik-detik kelahirannya dihadiri oleh arwah para wanita mulia yaitu Siti Hawa, Asiah binti Mazahim, Kultsum saudari nabi Musa as dan Maryam binti Imran.

Fatimah adalah wanita ahli surga dan beliau diciptakan oleh Allah dari saripati apel surga. Rasulallah saw bersabda, saat aku isra' mi'raj, aku diberikan apel surga, lalu setelah kambali ke dunia, sari apel surga itu telah menjadi nutfah (sperma), lalu aku mendatangi Khodijah, maka jadilah Fatimah. Setiap kali aku rindu kepada surga, aku cium Fatimah. (al Dzahabi, Mizan al I'tidal, jilid. 3, hlm.540). 

Fatimah adalah salah satu wanita terbaik di seluruh alam. Rasulallah saw bersabda: wanita terbaik di seluruh alam ada empat orang yaitu Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid Fatimah al Zahra, dan Asiah (al-Hakim, al mustadrak al shahihain, jilid, 3, hlm.172).

Al-Qur'an memasukkan Fatimah sebagai ahlul bait Nabi Muhammad saw yang disuci. Allah Ta'ala berfirman: Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan Dia mensucikan kalian sesuci-sucinnya. (QS Ahzab: 33). 

Al Suyuti dalam kitab al Dur al Mantsur fi Tafsir al Ma'tsur, mengutip hadis Nabi Muhammad saw bahwa yang dimaksud ahlul bait dalam ayat ini adalah Rasulallah saw, Hasan, Husein, Fatimah dan Ali ibn Abi Thalib (al Suyuti, al Dur al Mantsur, jlid. 6, hlm 604).

Nama-nama Fatimah

1. Fatimah
2. al Shiddiqah
3. al Mubarakah
4. al Thahirah
5. al Zakiah
6. al Radhiah
7. al Mardhiah
8. al Muhaddatsah
9. al Zahra

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib: Ya Rasulallah, mengapa putrimu dinamankan Fatimah? Rasulallah saw bersabda: sesungguhnya AllahTa'ala telah melindunginya dan keturunannya dari api neraka.

Dalam riwayat Ibn Abbas berkata: Rasulallah saw bersabda, sesungguhnya putriku Fatimah adalah Haura insiah (Manusia bidadari) karena dia tidak haid. Dan dinamakan Fatimah karena Allah Ta'ala melindunginya dan orang-orang yang mencintainya dari api neraka.

Kedudukan Fatimah

Rasulallah saw bersabda, wanita yang paling utama di seluruh alam adalah  Khadijah binti Khuwailid, Fatimah binti Rasulallah, Maryam binti Imran dan Asiah isteri Fir'aun.

Aisyah berkata, "tidak ada seorangpun yang mirip dengan Rasulallah saw perkataannya dan ungkapan kata-katanya selain Fatimah."

Apabila Fatimah datang menemui Rasulallah saw, beliau berdiri menyambut dan menciumnya lalu dipegang tangannya dan di persilahkan duduk di tempat duduknya. Apabila Rasulallah saw datang ke rumahnya, Fatimah berdiri menyambut ayahnya dan menyium tangannya (al Hakim al Mustadrak, hlm.174).

Rasulallah saw bersabda: Aku bagaikan sebuah pohon, Fatimah adalah cabangnya, Ali adalah batangnya dan Hasan Husein adalah buahnya (Mustadrak).

Dalam hadis lain Rasulallah saw bersabda: Fatimah adalah darah dagingku. Siapa yang mencintai Fatimah berarti mencintaiku dan siapa yang menyakiti Fatimah berarti menyakitiku.

Rasulallah saw bersabda: "Ya Fatimah apakah engkau senang bila Allah menjadikanmu sebagai wanita ahli surga dan kedua anakmu menjadi pemuda ahli surga?"

Rasulallah saw bersabda: Putriku Fatimah adalah manusia bidadari, yang tidak mengalami menstruasi. Allah menamakannya Fatimah karena Dia melindungi dan menjauhi dirinya dan orang yang mencintainya dari neraka (Majma al Zawaid, jilid. 9, hlm.172).

Diriwayatkan dari Ali ibn Abi Thalib bahwa Rasulallah saw bersabda, "ya Fatimah siapa yang berselawat kepadamu, niscaya Allah akan mengampuninya dan memasukkannya ke dalam surga bersamaku."

Putra Fatimah

Fatimah memiliki empat orang anak yaitu  Hasan, Husein, Ummu Kultsum dan Zainab.

Akhlak Fatimah al zahra

Yang aku cintai dari dunia kalian ada tiga, membaca kitabullah, memandang wajah Rasulallah dan berinfak di jalan Allah. Fatimah adalah seorang yang dilahirkan, dibesarkan dan dididik dalam naungan al-Qur'an. Setiap kali al-Qur'an diwahyukan kepada ayahnya, pasti diketahuinya. 
Aisyah berkata, akhlak Rasulallah saw adalah al Qur'an, demikian pula Fatimah. Setiap hari al Qur'an selalu memenuhi hatinya, hingga beliau berkata yang paling dicintainya dari dunia ini yang pertama adalah membaca al Qur'an. Sebagai seorang anak yang dibesarkan di rumah wahyu, baliau tahu benar dengan akhlak ayahnya, Rasulallah saw.

Diriwayatkan oleh Aisyah. Saat mendekati ajalnya, Rasulallah saw memanggil Fatimah dan dipeluknya, seraya berbisik. Kemudian Fatimah menangis tersedu-sedu. Kemudian, beliau berbisik lagi, Fatimah berhenti menangis lalu tersenyum. Aisyah bertanya, wahai putri Rasulallah saw, mengapa engkau menangis lalu tersenyum? Fatimah menjawab, ayahku berkata, tidak lama lagi beliau akan meninggal dunia dan aku menangis. Kemudian beliau berbisik lagi, bahwa dari keluarga nabi yang pertama kali menyusul Rasulallah saw adalah Fatimah, maka aku tersenyum. Fatimah berkata, kecintaanku yang kedua setelah membaca al Qur'an adalah aku senang melihat wajah Rasulallah saw.

Suatu hari datang orang miskin menghadap Fatimah, seraya berkata, "wahai putri Rasulallah saw, apakah engkau memiliki makanan?" Dengan penuh kelembutan, Fatimah menjawab, "aku tidak mempunyai makanan tapi aku memiliki cincin." Lalu Fatimah memberikan cincin itu kepada orang miskin agar dapat membeli makanan. Cincin warisan ibunya itu dijual oleh orang miskin dengan harga mahal hingga dia dapat membahagiakan keluarganya.

Suatu hari seorang sahabat melihat cincin indah yang ingin dijual oleh seseorang. Sahabat itu membelinya dengan niat hendak menghadiahkan cincin itu kepada Rasulallah saw. Beberapa hari kemudian,  sahabat itu menghadap Rasulallah saw, lalu memberikan hadiah kepada Rasulallah saw, dan ternyata hadiah itu adalah cincin sayyidah Fatimah warisan dari ibunya. Rasulallah saw bertanya kepada Fatimah, ya Fatimah dimana cincin peninggalan ibumu? Fatimah menjawab, cincin itu telah aku berikan kepada orang miskin. Rasulallah saw terharu, betapa Fatimah sanggup memberikan semua yang paling dicintainya. Beliau berkata, yang paling aku cintai adalah berinfak di jalan Allah Ta'ala.

Fatimah adalah wanita ahli surga, teladan seluruh wanita. Akhlaknya mulia, taat dan cinta kepada suaminya, wanita suci yang selalu menjaga diri, berbakti kepada ayah dan ibunya, sayang kepada anak-anaknya dan selalu membela agama ayahnya. Selamat kelahiran putri Rasulallah saw: Fatimah al Zahra.[]

Dr. H.M. Zuhdi Zaini, M.A adalah Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta


Fri, 9 Mar 2018 @18:21

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved