Rubrik
Terbaru
MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah: Bagaimana Pandangan Ahli Fikih tentang Akting?

image

Soal: Di masa lalu para ahli fikih melarang akting-akting (acting), tetapi pada saat ini Anda membolehkannya. Apakah hal ini berarti bahwa para ahli fikih terdahulu salah? 

Jawab: Saya kira yang para ahli fikih maksudkan bukan akting itu sendiri. Pasalnya, makna kata akting dalam bahasa Arab (timtsal) yang mungkin telah membingungkan mereka. Sesungguhnya dalam bahasa Arab, akting (tamtsil) berasal dari (timtsal) yang mengandung makna seni pahat, dan beberapa ahli fikih Suni dan Syi'ah melarang seni pahat karena melambangkan keberhalaan. Saya kira mereka tidak melarang akting.*** 

Soal: Bagaimana pendapat Anda, apabila seorang sutradara salah dalam menetapkan peran bagi para aktornya? Maksud saya, apabila aktor yang paling profesional dan ahli mengambil peran sebagai orang yang berkarakter jahat, dia mungkin merangsang dan mempengaruhi para penonton dengan lebih baik daripada para aktor rata-rata yang memainkan peran sebagai seorang reformer. Namun, keadaan ini berpengaruh negatif akan kepribadian yang mereka tampilkan.

Jawab: Ketika kita berbicara tentang teater Karbala, kita menghendaki bahwa semua sarana teknis yang mencakup teater, aktor, teks, isi, dan spiritualitasnya mesti membuahkan hasil yang positif. Dengan kata lain, sang sutradara seyogyanya mempertimbangkan dan melakukan segala sesuatu dengan serius.***

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

 

Sat, 14 Apr 2018 @19:38

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved