Rubrik
Terbaru
Kirim Artikel & Pertanyaan

ke email: abumisykat@gmail.com

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

RSS Feed
Minat beli buku klik covernya
image

Minat BUKU hubungi WA Misykat

AUDIO KAJIAN ISLAM

Instagram MisykatNet
image

.

Follow Twitter Misykat
image

Silahkan ikuti Twitter Misykat

YouTube Misykat TV
image

Subscribe Channel Misykat TV

TATA CARA SHALAT

PENGUNJUNG

Flag Counter

Sayyid Fadhlullah: Gen bukan Satu-satunya Faktor yang Membentuk Kepribadian Manusia

image

Tanya: Menurut Anda, apakah sifat-sifat genetis merupakan alasan (sebab) bagi manusia, yang akan menyelamatkannya dari siksa Allah lantaran tidak menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya?

Jawab: Kita harus memperhatikan masalah ini, yaitu ukuran dan kekuatan metode pendidikan yang digunakan. Jika metode itu adalah metode biasa yang bersandar pada semacam penanaman pengaruh yang dangkal, seperti metode dengan wejangan, nasihat, dan (membangun) kondisi sosial (tertentu), maka tabiat genetis dalam kondisi seperti ini akan mengalahkan faktor pendidikan.
 
Inilah yang sering kita temukan pada kebanyakan orang yang hidup dalam lingkungan agama secara dangkal. Mereka menemukan suasana yang selaras dengan kecenderungan genetis mereka untuk tidak konsisten pada ajaran agama. Kecenderungan genetis ini mampu mengalahkan, menguasai, dan memberikan pengaruh sangat besar dalam diri manusia.
 
Ada pun jika pendidikan memberikan pengaruh mendalam pada jiwa manusia, maka pada saat itu ia akan tertanam sangat kuat. Oleh karena itu, kita sering mendapati bahwa faktor pendidikan mampu mengalahkan pengaruh lingkungan. Sebaliknya, kita juga temukan bahwa faktor lingkungan menjadi hambatan di hadapan faktor pendidikan.
 
Singkatnya, gen bukan satu-satunya faktor yang mampu membentuk kepribadian manusia, sebagaimana qadha (ketetapan Allah) dan qadar (ketentuan-Nya). Gen merupakan bagian dari faktor-faktor luar dan dalam yang turut memberikan andil dalam membentuk kepribadian seseorang. Adakalanya, faktor genetika sedemikian kuatnya sehingga mampu mengalahkan faktor-faktor lain. Begitu pula sebaliknya. *** 
 

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Dunia Anak: Memahami Perasaan dan Pikiran Anak Muda. Bogor: Penerbit Cahaya, 2004)

 

Thu, 1 Jul 2021 @07:19

Copyright © 2021 Misykat · All Rights Reserved