AUDIO KAJIAN ISLAM

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BAHAN BACAAN
PENGUNJUNG

Flag Counter

Peran Sekolah dalam Membangun Kepribadian Anak

image

Tanya: Seorang anak biasanya masuk sekolah sejak pagi hari dan menghabiskan sebagian besar waktu dan umurnya di sekolah. Apa peran yang dimainkan sekolah dalam pendidikan?

Jawab: Sekolah memiliki peran sangat penting dalam pendidikan anak. Pertama, sekolah memiliki sistem pendidikan yang tidak bisa diterapkan di rumah. Kedua, materi pelajaran yang didapatkan seorang anak dari sekolah berbeda dengan materi pelajaran yang mereka peroleh di rumah. Sisi inilah yang membuat sekolah memberikan pengaruh besar bagi kepribadian anak pada khususnya.

Wajar sekali bila pelajaran sekolah memiliki sisi positif dan negatif; sesuai dengan sistem pendidikan yang digunakan di sekolah dan metode penyampaian materi pelajaran tersebut. Sistem pendidikan yang keras di sekolah akan menjadikan anak lari dari sekolah dan enggan belajar. Ini memberikan pengaruh negatif bagi kepribadian anak. Begitu pula sebaliknya.

Pada dasarnya, anak kecil (remaja) tak suka terikat, tak suka pelajaran, dan tak suka menjalankan kewajiban sekolah; dia hanya ingin bermain dan membuang-buang waktu. Oleh karena itu, pertama kali kita harus memberikan kemudahan dalam sikap kita terhadap anak-anak. Mempermudah bukan berarti tidak mengontrolnya, tetapi kita berusaha menciptakan suasana supaya anak merasa aman dan nyaman, sehingga dia mencintai ilmu dan pengajarnya. Misalnya, kita mengajarkan permainan yang disukainya, memberikan cinta, kasih sayang, dan penghormatan yang akan membuka akal dan hati anak untuk menambah pengetahuan. Juga kita memberinya kebebasan sebagai unsur aktif dalam hidup.

Apabila kita bertindak keras terhadap anak, ini berarti kita menutup akal dan menyakiti perasaannya. Cara seperti ini akan membangun "mental budak" dalam diri anak, sehingga dia merasa dirinya tak memiliki kemampuan memilih. Kita harus membantu anak dalam menjalankan fungsi ikhtiarnya secara tepat, sehingga dia menjadi anak yang aktif, berkeinginan, dan berpikiran bebas dengan bantuan kita. Kita harus memberikan kebebasan berpikir pada anak agar pikirannya berkembang dan memberikan pilihan kepadanya agar tidak terkekang.

Pentingnya sekolah bagi pembinaan anak adalah adanya sistem pendidikan yang mengajarkan tanggung jawab kepada anak berupa kewajiban dan tugas sekolah yang harus dikerjakannya. Sistem pendidikan sekolah juga mengajarkan hubungan sosial, melalui hubungan dengan teman-teman barunya yang tanpa ikatan (darah), sebagaimana dengan saudara-saudara kandung mereka di rumah.

Sekolah merupakan tempat yang sesuai untuk membina anak dalam berhubungan dengan masyarakat majemuk yang tersusun dari sistem birokrasi; pengajar, tugas-tugas sekolah, persaingan, dan ikatan persahabatan. Semua ini sangat membantu untuk membangun kepribadian anak dan memberikan pengalaman (hidup) baginya.***

 

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Dunia Anak: Memahami Perasaan dan Pikiran Anak Muda. Bogor: Penerbit Cahaya, 2004)

 

 

Wed, 4 Jul 2018 @10:09

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved