Sahabat Berpengaruh dalam Pendidikan Anak

image

Tanya: Persahabatan merupakan salah satu unsur lingkungan yang memberikan pengaruh luar biasa dalam pembentukan kepribadian anak. Apakah keluarga berhak turut campur dalam memilihkan teman-teman bagi anak atau hendaknya mereka membiarkan saja anak bergaul dengan siapa saja yang dikehendakinya, sehingga dia lebih banyak memperoleh pengalaman hidup?


Jawab: Barang kali peran paling berbahaya yang dimainkan lingkungan dalam pendidikan anak adalah teman yang jahat. Sebab teman memiliki pengaruh yang sangat besar bagi manusia. Ini dapat sangat berbahaya bagi anak, karena pengaruh negatif teman sangat berpengaruh pada pemikiran anak dan terkadang sangat sulit dilawan.

Akan tetapi, itu tidak berarti bahwa kita boleh mengekang kebebasan anak dalam pergaulan dengan teman dan sahabatnya. Hendaknya kita tanamkan secara kuat nilai-nilai mulia dalam diri anak sebelum kita membiarkannya mengarungi pengalaman hidupnya. Kita tidak boleh mengekang gerak-geriknya; selalu menyertainya saat dia bermain, bersenang-senang, berenang, atau keluar bersama teman-temannya. Namun, kita harus berusaha menjaganya dengan cara menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral dalam dirinya, sehingga dia mampu melawan pengaruh-pengaruh yang berbahaya.

Di sisi lain, kita harus mempersiapkan kondisi masyarakat (lingkungan) yang sesuai sehingga anak memilih teman seperti yang kita harapkan. Kita tak membiarkannya bebas sesuai keinginannya, tetapi kita harus berusaha menjaganya dengan membekalinya hal-hal yang melindungi keinginannya dari penyimpangan; melindungi kebebasannya dari kekacauan yang akan menghancurkan pola hidupnya. Pada setiap keadaan, kita tidak boleh membiarkan anak menghabiskan waktunya bersama teman-teman jahat, hanya dengan alasan demi menjaga kebebasannya dalam memilih. ***

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Dunia Anak: Memahami Perasaan dan Pikiran Anak Muda. Bogor: Penerbit Cahaya, 2004)

 

 

Thu, 12 Jul 2018 @09:14

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved