AUDIO KAJIAN ISLAM

BERBAGI BUKU ISLAM

TULIS nama, alamat lengkap & nomor HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

BAHAN BACAAN
PENGUNJUNG

Flag Counter

Kekuasaan Fukaha dan Memimpin Partai

image

Soal: Apa yang mesti dilakukan oleh orang yang telah dipilih untuk memimpin sebuah partai berkaitan dengan persoalan ini apabila menggantikan seorang Fakih yang benar-benar percaya pada konsep "kekuasaan fukaha " atau yang tidak demikian? 

Jawab: Sebenarnya dia mungkin dapat menggabungkan dua pendapat. Orang yang dipilih untuk memimpin sebuah partai dan yang tidak percaya pada kekuasaan fakih (wilayatul faqih—penerj.) mesti memeriksa keadaan permasalahan yang dinyatakan oleh fakih yang berkuasa. Apabila permasalahan-permasalahan tersebut dilarang berdasarkan pendahulunya, maka tidak ada persoalan bahwa dia sebaiknya tidak mengambil atau mengikuti mereka. Jika tidak maka mereka dapat dipelajari dari sudut lainnya yang dapat membuatnya penting untuk dipelajari. Apabila mereka tidak dilarang; apabila mereka halal dan diizinkan serta ada beberapa kepentingan Islam yang mungkin memerlukan mereka, maka ia harus mengikuti fakih yang berkuasa. Bukan karena ketaatan pada kekuasaannya, tetapi karena kewajiban memenuhi apa-apa saja yang mewakili kepentingan Islam yang tinggi. *** 

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Soal Jawab Fikih Kontemporer. Cianjur: Titian Cahaya, 2005)

Tue, 14 Aug 2018 @11:43

Copyright © 2018 Misykat · All Rights Reserved