BERBAGI BUKU

TULIS nama, alamat & HP/WhatsApp pada KONTAK

TATA CARA SHALAT

RSS Feed

Al-Fathihah pun Tak Selesai

image

Ada seorang pemuda yang mulai belajar tasawuf. Ia rajin shalat malam dan baca al-Quran. Ia menemui gurunya dan mendapatkan tugas, “Nanti kalau kamu shalat malam, bacalah Al-Quran dan bayangkan aku, guru kamu mendengarkan di hadapanmu.”

Ia pun menyanggupi. Biasanya, setiap kali shalat malam dia khatam Al-Quran. Namun pada malam itu ia tidak bisa mengkhatamkannya—ketika membacanya dengan menghadirkan sosok gurunya. Esoknya ia melapor. “Guru, saya hanya bisa sampai satu juz saja,” katanya.

“Sekarang bayangkan oleh kamu, nanti ketika kamu shalat malam, ketika kamu membaca ayat Al-Quran bayangkan kamu membaca di hadapan para sahabat Nabi,” perintah gurunya.

Hari kedua ia lapor bahwa satu juz pun tidak selesai. Pada hari yang ketiga ia dianjurkan untuk melakukan lagi shalat malam dan membayangkan bahwa dihadapannya ada Rasulullah Saw mendengarkan bacaan Al-Quran.

Siangnya ia melapor, “Hampir saja Al-Fatihah pun tidak selesai.”  Kemudian gurunya itu menganjurkan dia untuk membayangkan di hadapannya ada Allah mendengarkan ayat-ayat Al-Quran yang sedang dibacanya. Keesokan harinya dia tidak datang lagi untuk melapor. Ia dikabarkan jatuh sakit.

Ketika dikunjungi gurunya, ia berkata, ”Semalam saya hanya sampai membaca ‘Iyya kana’buduwa iyya kanasta’in…’ dan sudah tak ingat lagi, pingsan, saya tidak sanggup lagi membacanya”. 

​Setelah itu, pemuda tadi mengembuskan nafas yang terakhir. Tampaknya dia tidak sanggup menanggung kehadiran Allah Swt pada saat membaca Al-Quran. *** (ahmad sahidin)

Sat, 5 Jan 2019 @19:53

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved