Rubrik
Terbaru
BERBAGI BUKU

TULIS nama, alamat & HP/WhatsApp pada KONTAK

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Orang yang Banyak Harta adalah Orang Miskin yang Sebenarnya

image

TANYA: UsMif, tadi saya datang telat ke Pengajian Ahad, ada satu hal yang menjadi pertanyaan saya dari materi Ustadz Jalal tadi, mohon berkenan menjawabnya versi UsMif. Ustad Jalal tadi menyatakan bahwa Imam Ali adalah sosok yang paling dermawan tapi miskin, yang jadi pertanyaan saya, miskin disini apakah dalam arti sebenarnya atau kiasan? bukankah harta yang didermakan akan bertambah banyak? Kenapa Imam miskin, apakah hartanya tidak bertambah? Maaaaf UsMif pertanyaan pabaliut. 

JAWABAN (Versi pendek):

Imam Ali as tidak pernah menyimpan harta. Bila ada penghasilan, dengan segera berpindah tangan. Miskin yang dimaksud adalah ketenangan, rasa syukur terhadap anugerah dan karunia Tuhan.

Miskin yang dimaksud adalah ketidakpunyaan harta benda untuk kelak dimintai pertanggungjawaban. Dan ini paradoksnya. Kemiskinan seperti ini adalah kekayaan yang sesungguhnya. Al-ghina, ghinan nafs. Justru orang yang punya banyak harta, adalah orang miskin yang sebenarnya. Karena banyaknya pertanggungjawaban yang kelak ia hadapi.

Berbeda dengan kefakiran. Pada kefakiran ada perasaan membutuhkan. Perasaan berkekurangan. Kata Sayyidina Ali as, “Kalaulah kefakiran berwujud manusia, niscaya aku akan memeranginya.”

Adapun tentang kemiskinan, hadits Baginda Nabi Muhammad Saw: “Aku dilahirkan miskin, hidup bersama orang miskin. Ya Allah, bangkitkan aku nanti bersama orang-orang miskin.” ***

 

@miftahrakhmat

Sat, 19 Jan 2019 @21:25

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved