Rubrik
Terbaru
BERBAGI BUKU

TULIS nama, alamat & HP/WhatsApp pada KONTAK

MEDSOS ISLAM

FACEBOOK Komunitas Misykat

YouTube Channel MISYKAT TV 

YouTube Ngobrol Persatuan Islam 

Twitter Kata Hikmah 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Marifat al-Maad: Memahami Perjalanan Kehidupan setelah Kematian (15) [by Dr Kholid Al-Walid]

image

KIAMAT dalam makna Kehancuran Alam semesta adalah Kiamat Alamiah. Bahwa segala sesuatu ada akhirnya. Al-Quran menggambarkan bahwa sebelum terjadinya Kiamat tersebut beragam peristiwa terjadi: 

"...atau kedatangan beberapa ayat Tuhanmu. Pada hari datangnya ayat dari Tuhanmu, tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya" (QS 6:158). 

Ayat atau Tanda-tanda yang disebutkan sebagai datangnya Kiamat tersebut dalam hadis dinyatakan: "Rasulullah bersabda: Ada enam hal: Dajjal, Kabut, Binatang yang Melata, Terbitnya Matahari dari Barat, Fitnah yang besar, Matinya sebagian penduduk bumi" (Shahih Muslim 2901). 

Al-Qur'an juga mengisyaratkan munculnya Ya'juj dan Ma'juj: "Mereka berkata: Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?" (QS 84:94). 

"Hingga apabila dibukakan (tembok) Yajuj dan Majuj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi" (QS 21:96). 

Penafsiran Ya'juj dan Ma'juj berbeda-beda, namun secara umum adalah dua suku pasukan yang dahulu di kurung oleh Zulkarnain as dengan dinding besi dan kelak dinding tersebut akan dapat dihancurkan kedua suku tersebut Ya'juj dan Ma'juj dan mereka keluar darinya bagaikan air bah kemudian menguasai sebagian besar belahan dunia dan berbuat kemungkaran serta menghancurkan ummat manusia hingga turun Nabi Isa as untuk memimpin peperangan dengan mereka. 

Al-Qur'an juga mengisyaratkan tentang masa hadirnya al-Mahdi. "Dan sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh" (QS 21:105). Bahwa hamba yang saleh dalam hadis mutawatir disebutkan: "Dari Ibn Mas'ud ra bahwa Rasulullah saw bersabda: Sekiranya dunia ini tinggal satu hari lagi maka Allah akan memanjangkannya hingga munculnya seorang laki-laki dari Ahlul Baitku" (HR Abu Dawud). 

"Tidak akan terjadi kiamat hingga dunia ini dipenuhi dengan kezaliman dan permusuhan kemudian keluarlah laki-laki dari Ahlul Baitku yang akan memenuhi dunia dengan kebenaran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi kezaliman dan permusuhan" (HR Ibn Hibban). 

Rasulullah Saw bersabda: "Akan keluar pada akhir umatku al-Mahdi, Allah memenuhinya dengann pertolongan,  akan keluar dari muka bumi beragam tumbuh-tumbuhan, harta menjadi berlimpah, banyaknya penghasilan, mulianya ummat dan akan memerintah dalam tujuh masa" (Mustadrak al-Hakim). 

Dalam kitab al-Isya'ah berdasarkan hadist-hadist tentang al-Mahdi diceritakan: "Dia akan menguasai seluruh dunia, seperti halnya Iskandar dan Sulaiman...Dia akan mengambalikan keberkahan dan kesejahteraan kepada ummat Muslimdan akan menguasai dunia dengan keadilan...Dia akan menghimpun kekayaan yang berlimpah dan membagikannya secara merata kepada seluruh manusia dan penduduk langit dan bumi. Burung-burung, binatang-binatang buas dan semua makhluk akan menyukainya." 

Ada ribuan hadis tentang al-Mahdi sehingga seluruh ulama sepakat akan derajat Kemutawatirannya, namun studi tentang hal ini masih sangat minim. 

Al-Qur'an juga mengabarkan akan dimuliakannya hamba-hamba yang selama ini tertindas di muka bumi. "Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi)" (QS 28: 5). 

Sistem dan nilai yang diinginkan Allah SWT yang digariskan dalam al-Qur'an akan terwujud di akhir zaman dan manusia mencapai derajat puncak dalam seluruh dimensi kehidupanya. Seluruh rahasia Allah yang tersembunyi di alam ini terbuka dan pengetahuan manusia mencapai puncaknya. 

Kalau melihat isyarat al-Quran tentang masa akhir kehidupan manusia justru masa yang penuh kebaikan, keadilan dan kesempurnaan. berbeda dengann gambaran yang kerap hadir selama ini bahwa dunia dipenuhi kerusakan, kezaliman dan maksiat. 

Jawadi Amuli menyatakan: "Kiamat terjadi ketika dunia ini sudah sampai pada puncak kulminasi kesempurnaannya dan tidak mampu lagi mengantarkan manusia pada kesempurnaan yang lebih dari yang telah dicapai." *** 

Dr Kholid Al-Walid adalah dosen UIN SGD Bandung


Mon, 20 May 2019 @11:11

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved