Rubrik
Terbaru
MEDSOS Misykat

Fanpage Facebook  MISYKAT

YouTube Channel  MISYKAT TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO KAJIAN ISLAM

Informasi MISYKAT

Redaksi www.misykat.net menerima artikel/opini/resensi buku. Kirim via e-mail: abumisykat@gmail.com

TATA CARA SHALAT

Buku Islam terbaru
image

 

BAHAN BACAAN

Batasan Mengenakan Pakaian bagi Wanita

image

Tanya: Apa batasan-batasan yang harus diperhatikan seorang ibu dalam mengenakan pakaian di depan anak-anaknya, dan saudara perempuan di hadapan saudara laki-lakinya; sementara kita tahu mereka adalah muhrim? 


Jawab: Di hadapan anak, bukan merupakan keharusan bila seorang ibu atau saudara perempuan terikat dengan pakaian tertentu dalam rumah, agar tidak menimbulkan rangsangan bagi yang melihatnya. Sangat wajar bila ibu atau saudara perempuan tidak mengenakan hijab dalam rumah di hadapan anak-anak ataupun saudara laki-laki. Akan tetapi, ini bukan berarti menyingkap seluruh aurat di hadapan mereka. Seorang ibu tidak boleh menyingkapkan aurat di hadapan anaknya secara tidak wajar sehingga membangkitkan rangsangan pada insting anak-anak dan menarik perhatian mereka secara tidak normal.

Islam mengharamkan hal-hal tertentu dalam rumah dan membolehkan saudara perempuan mengenakan pakaian santai dan tanpa hijab di hadapan saudara laki-laki atau ibu di hadapan anak-anaknya. Akan tetapi, dalam suasana tertentu seperti sekarang ini, penampilan ibu atau saudara perempuan dalam rumah harus dijaga ketat agar tidak, menimbulkan rangsangan bagi yang melihatnya. Ini dikarenakan adanya propaganda media di dalam rumah, yang mampu membangkitkan gairah seksual seseorang dan menyebabkan penyimpangan dengan sesama muhrim.

Islam mengajarkan pada kedua orang tua untuk memisahkan tempat tidur anak laki-laki dan anak perempuan jika mereka telah mencapai usia 10 tahun. Sentuhan fisik antara laki-laki dan perempuan pada usia ini bisa menimbulkan bahaya bagi keduanya. Sebab gairah seksual mulai bereaksi dan saling menarik satu sama lain, terutama kalau situasi yang sesuai terpenuhi. Kita perlu menerapkan ajaran-ajaran seperti ini demi menjaga anak-anak dalam situasi tidak normal yang kita hidup di dalamnya.

Sebagian orang beranggapan bahwa memperketat pakaian dan perilaku dalam rumah adalah aturan-aturan yang menyulitkan bagi anak laki-laki dan perempuan. Akan tetapi, mesti kita katakan bahwa hal itu dapat diterapkan dalam situasi-situasi yang telah kami jelaskan sebelumnya, yaitu situasi menyimpang yang menguasai masyarakat sehingga tercipta rangsangan pada jiwa anak gadis atau anak laki-laki terhadap saudara muhrim dan keluarganya. Dalam kondisi seperti ini, suasana bebas dalam rumah akan menimbulkan bahaya bagi moral anak-anak. Sebaiknya, kehormatan harus dijaga dalam semua keadaan sehingga tidak tercipta rangsangan yang pada akhirnya akan mengakibatkan penyimpangan perilaku seksual.***

(Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah, Dunia Anak: Memahami Perasaan dan Pikiran Anak Muda. Bogor: Penerbit Cahaya, 2004)

 

Thu, 25 Jul 2019 @14:41

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved