Media Kajian

Fanpage Facebook MISYKAT

YouTube Channel Misykat TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Asyura di Karangpawitan Garut: Mengungkap Sejarah Imam Husain as

image

Pada hari Selasa (10/9/2019) di Kampung Ciparay Kelurahan Lebak Jaya Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut, Jawa Barat, diadakan kegiatan memperingati Asyura 1441 Hijriah, yaitu dalam rangka wafatnya Al-Husain as merupakan cucu Nabi Muhammad Saw. Dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, dan unsur masyarakat lainnya. Sedikitnya hadir sekira 1500 jamaah dari beberapa Kabupaten di Jawa Barat dan dari Kabupaten Cilacap.

Ustad Mochammad Wahyu Yunus selaku panitia Asyura dalam sambutannya mengajak semua yang hadir untuk selalu mengikuti ajaran Rasulullah saw dan mencintai persatuan serta menjungjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tercipta rasa kedamaian sesama umat.

Dalam paparannya, Ustad Wahyu mengingatkan umat Islam supaya mencintai Al-Husain as. “Sesuai dengan hadis Rasulullah saw yang diriwayatkan Ibnu Abbas dalam kitab At-Tirmidzi, berkata: Husain minni wa Anna min Husain (Husain bagian dariku dan aku bagian darinya). Sehingga Allah akan mencintai siapa saja yang mencintai Al-Husain merupakan umat dari umat-umat yang terbaik,” ujarnya.

Acara diisi dengan shalawat kepada Nabi Muhammad Saw dan ceramah Asyura oleh Ustad Taufik Hidayat yang mengungkap sejarah perjuangan Imam Husain as. Menurut Ustad Taufik bahwa perjuangan cucu Nabi yang bernama Imam Husain as setelah ditinggal kakek dan ayahnya, banyak halangan dan rintangan, sehingga Beliau wafat dalam keadaan terdzalimi dan terasing dari tanah kelahirannya. Perbuatan dzalim ini dilakukan oleh orang-orang yang tidak suka terhadap Keluarga Nabi.

“Imam Husain selalu mengajak seluruh umat supaya mencintai persaudaraan dan tali persahabatan agar tercipta kedamaian di alam semesta ini,” kata Ustad Taufik.

Lebih jauh, Ustad Taufik mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mencintai Nabi Muhammad Saw beserta keluarganya, khususnya terhadap Imam Husain as yang syahid di Karbala, 10 Muharram tahun 61 Hijriah. ***

Berita ditulis ulang oleh Abu Misykat berdasarkan sumber https://purnayudha.com/memperingati-asyuro-1441-h-sejawabarat-dan-sekabupaten-cilacap-digellar-di-karangpawitan

Sun, 15 Sep 2019 @14:28

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved