Rubrik
Terbaru
Media Kajian

Fanpage Facebook MISYKAT

YouTube Channel Misykat TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Shalawat kepada Keluarga Rasulullah saw

image

Telah muncul tuduhan bahwa Muslimin Syiah mengucapkan shalawat kepada Rasulullah saw dan Ali bin Abu Thalib sekaligus, seperti terlihat dalam shalawat mereka: “Allahumma shalli  ‘ala Muhammad wa aali (aali = keluarga Ali).” Kata Aali dalam shalawat itu tidak menunjuk kepada Ali atau keluarga Ali.

Semua yang mengerti bahasa Arab akan segera tahu bahwa aali (dengan alif, artinya keluarga) bukanlah ‘Ali (dengan ‘ain, yang merujuk kepada ‘Ali bin Abu Thalib). Kami selalu menambahkan shalawat kepada Nabi Muhammad saw dengan shalawat kepada keluarganya (Aali Muhammad). 

Al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya juz 3 dan Muslim dalam Shahih-nya juz 1. Allamah al-Qanduzi dalam Yanabi’ al-Mawaddah (halaman 227) menukil dari Al-Bukhari, Ibn Hajar dalam al-Shawa’iq al-Muhriqah, pada bab 11, pasal pertama  ayat  kedua. Mereka semua meriwayatkannya dari Ka’ab bin ‘Ajarah: Ketika ayat ini turun (QS Al-Ahzab [33]: 56), kami bertanya kepada Nabi Muhammad saw: ”Wahai Rasulullah, kami tahu bagaimana mengucapkan salam kepadamu. Tetapi bagaimana kamu mengucapkan shalawat kepada keluargamu?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah, Allahumma shalli ‘ala Muhammadin wa ‘ala aali Muhammad” (Ya Allah limpahkan shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad). 

Begitu juga Ibn Hajar meriwayatkan dalam al-Shawa’iq (halaman 87) bahwa Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kalian bershalawat kepadaku dengan shalawat yang buntung.” Para  sahabat bertanya, “Bagaimana shalawat yang buntung itu?” Beliau menjawab, “Engkau mengucapkan: Allahumma Shalli ‘ala Muhammad (Ya Allah limpahkan shalawat kepada Muhammad) lalu kalian diam. Melainkan ucapkanlah, Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad (Ya Allah limpahkan shalawat kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad). *** (Misykat)

Thu, 14 Nov 2019 @08:16

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved