Rubrik
Terbaru
Media Kajian

Fanpage Facebook MISYKAT

YouTube Channel Misykat TV 

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed

Azyumardi Azra: Ormas Islam-Pancasila Lindungi Anggota dari Radikalisme

image

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra sebut pemerintah jangan terlalu mencampuri urusan organisasi masyarakat (ormas). Menurutnya, ormas Islam memiliki peran dalam membangun kohesi dan keutuhan sosial.

"Ormas Islam ini perannya penting di dalam membangun kohesi sosial, keutuhan sosial. Karena apa? Karena berbagai riset mengatakan kalau orang Islam tidak menjadi anggota ormas itu lebih rentan terseret ke dalam pemikiran ekstrem dan radikal," kata Azyumardi, di Hotel Horison Arcadia, di Jalan Pangeran Jayakarta, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).

Menurut Azyumardi, umat Islam yang menjadi bagian dari ormas lebih terlindungi dari radikalisme. Hal ini karena dalam ormas terdapat AD/ART yang berasaskan Pancasila.

"Karena apa? Karena di masing-masing ormas itu, seperti ABI (Ahlulbait Indonesia) itu punya AD/ART. Jadi orang, di AD/ARTnya itu pasti, misalnya ya berdasarkan Pancasila, berdasarkan Islam. Kan bisa begitu. Kalau dia ngga ikut ormas ya dengan mudah dia bisa terseret ke dalam sel-sel teroris. Jadi penting sekali," ucap Azyumardi.

Azyumardi pun minta pemerintah untuk tidak terlalu mencampuri urusan ormas. Dia mencontohkan seperti pembatasan majelis taklim dan peraturan-peraturan lainnya.

"Oleh karena itulah saya kira pemerintah ya jangan terlalu banyak mencampuri lah urusan ormas ini, Pembatasan ini, pembatasan itu. Apalagi misalnya pembatasan majelis taklim dan lain segala macam peraturan. Ya itu nggak perlu lah ya," jelas Azyumardi. 

Menurutnya, sebaiknya pemerintah menangani masalah dalam ormas dengan cara yang personal. Dia minta pemerintah juga jangan menyamaratakan semua ormas.

"Iya personal, kasus per kasus. Jangan kemudian digelondong, disamaratakan semua," ungkap Azyumardi.

Selain itu, Azyumardi juga mengatakan kalau ormas Islam memiliki peran membantu pemerintah berbagai bidang. Misalnya dalam bentuk penyediaan pendidikan atau penyantunan sosial.

"Karena ormas-ormas Islam ini punya peranan yang kuat, peranan yang besar di dalam membangun macam-macam kohesi sosial itu dalam bentuk penyediaan pendidikan, penyediaan rumah sakit, ya kan, penyantunan sosial, yang nggak bisa dikerjakan semuanya oleh pemerintah," tutur Azyumardi.

Oleh karena itu, Azyumardi mengatakan seharusnya pemerintah berterima kasih dengan kehadiran ormas. Dia juga mengatakan agar pemerintah jangan membuat peraturan yang tidak perlu untuk ormas.

"Jadi pemerintah ini harus banyak berterima kasih kepada ormas-ormas Islam dan jangan bikin peraturan yang tidak logis, yang tidak perlu. Itu aja," tegas Azyumardi. 

Soal wacana adanya pengadaan grade ormas oleh pemerintah, Azyumardi sebut hal itu tidak perlu. Baginya, pemerintah sebaiknya mengurusi hal-hal substantif seperti memberi dukungan dalam program-program ormas.

"Saya kira nggak perlu lah. Pemerintah lebih baik mengurusi hal-hal yang lebih substantif saja. Misalnya hal yang lebih substantif misalnya kalau ada ormas Islam misalnya mau mengadakan lokakarya penanaman semangat keislaman kebangsaan. Ya bantu. Bantu itu dengan dananya. Bantu dengan narasumbernya," kata dia. *** 

Sumber https://news.detik.com/berita/d-4803994/azyumardi-azra-ormas-islam-pancasila-lindungi-anggota-dari-radikalisme/3 (diakses 12/01/2019; jam 7.04 wibb)

Sun, 1 Dec 2019 @07:24

Copyright © 2019 Misykat · All Rights Reserved