Rubrik
Terbaru
Telegram Misykat
image

.

YouTube Misykat TV
image

.

PENGUNJUNG

Flag Counter

RSS Feed
AUDIO KAJIAN ISLAM

TATA CARA SHALAT

Minat beli buku klik covernya
image

 

Flash Disk OTG Kajian Islam
image

.

Facebook Misykat
image

.

BAHAN BACAAN (Buku PDF)
image

 

Dengan Siapa Harus Bersahabat?

image

Hiduplah bersama orang-orang yang mengingat Tuhan mereka pada waktu pagi dan malam. Sedangkan mereka hanya mengharapkan keridhaan-Nya (QS Al-Kahfi/l8: 28). 

Al-Quran menekankan terciptanya sebuah tatanan masyarakat yang dilandasi cinta dan kasih sayang. Yang perlu kita perhatikan bersama di sini adalah siapakah orang-orang yang layak untuk dijadikan sahabat? 

Allah Swt berfirman kepada Rasul-Nya: Hiduplah bersama orang-orang yang mengingat Tuhan mereka pada waktu pagi dan malam. Sedangkan mereka hanya mengharapkan keridhaan-Nya. Janganlah engkau berpaling dari mereka hanya karena sekadar mengejar dunia. Dan janganlah engkau ikuti orang-orang yang telah Kami lupakan untuk mengingat Kami dan mengikuti hawa nafsu mereka, dan semua pekerjaan mereka serba berlebihan (QS Al-Kahfi/18: 28). 

Artinya bahwa bersahabatlah dengan orang-orang yang kehidupan mereka hanya demi Allah semata. Mereka menyembahnya dan Dia adalah tujuan satu-satunya. Karena bersahabat dengan mereka akan menambah ketebalan iman dan hanya mereka yang akan menjaga tali persahabatan denganmu. 

Sebagairnana Anda ketahui dialog dalam ayat tersebut bersifat khusus dan ditujukan kepada Rasulullah saw. Meski dialog tersebut bersifat khusus, tetapi Allah Swt (pada hakikatnya) menunjukan seruan tersebut kepada semua manusia. Cara berdialog semacam ini memiliki pengaruh yang lebih dan pentingnya permasalahan terasa. Hal ini disebabkan satu hal, yaitu ketika Allah menginginkan dari makhluk yang dicintainya untuk mengerjakan satu pekerjaan, secara otomatis Dia juga menginginkan makhluk lain untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. Sungguh dalam diri Rasulullah terjelma teladan yang baik bagi kalian (QS Al-Ahzab/33:21). *** 

Sumber buku Etika Ukhuwah Menurut Islam karya Sayyid Muhammad Husain Fadhlullah (Jakarta: Fathu Makkah, 2004)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tue, 18 Feb 2020 @11:55

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved